Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Investasi Besar AI Picu PHK Massal, Geoffrey Hinton Ungkap Alasannya

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
10 Nov 2025
228 dibaca
2 menit
Investasi Besar AI Picu PHK Massal, Geoffrey Hinton Ungkap Alasannya

TLDR

AI berpotensi menggantikan banyak pekerjaan manusia, yang dapat menyebabkan PHK massal.
Perusahaan besar berinvestasi dalam AI untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas.
Investasi dalam AI oleh perusahaan seperti OpenAI menunjukkan keyakinan bahwa teknologi ini akan menjadi sumber keuntungan di masa depan.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang dan menjadi fokus utama investasi perusahaan teknologi besar seperti Google, Microsoft, dan Meta. AI dianggap sebagai teknologi yang dapat menggantikan manusia dalam berbagai pekerjaan, sehingga banyak perusahaan berusaha mengembangkannya secara besar-besaran.Geoffrey Hinton, ilmuwan peraih Nobel yang dikenal sebagai pelopor AI, menyatakan bahwa investasi teknologi AI besar-besaran tidak akan menguntungkan tanpa adanya pengurangan jumlah pekerja manusia. Ia menegaskan bahwa penggantian manusia oleh AI adalah sumber pendapatan terbesar bagi perusahaan teknologi besar.OpenAI, pembuat ChatGPT, menjadi salah satu perusahaan yang paling banyak berinvestasi di bidang AI dengan rencana investasi infrastruktur senilai 1 triliun dolar AS. Meskipun saat ini teknologi AI masih sulit menghasilkan laba besar, OpenAI telah mencatatkan pendapatan sebesar 11,5 miliar dolar AS dalam tiga bulan terakhir.Sejak zaman dahulu, tenaga kerja manusia memegang peranan penting dalam perekonomian, tetapi dengan hadirnya AI, perusahaan tidak perlu lagi membayar upah pekerja. Hal ini menandakan bahwa tujuan utama pengembangan AI adalah membuat tenaga kerja manusia menjadi kurang diperlukan.Hinton menjelaskan bahwa AI bisa bermanfaat bagi kebaikan, tetapi siapa yang mendapatkan keuntungan dari AI sangat bergantung pada bagaimana masyarakat mengatur dan mengelola dampak teknologi ini ke depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.