Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ledakan Pesanan Chip AI Nvidia Sentuh Rp 16.70 quadriliun (US$1 Triliun) Dorong Saham Meroket

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (4h ago) artificial-intelligence (4h ago)
20 Apr 2026
252 dibaca
1 menit
Ledakan Pesanan Chip AI Nvidia Sentuh Rp 16.70 quadriliun (US$1 Triliun)  Dorong Saham Meroket

Rangkuman 15 Detik

Nvidia mengalami pertumbuhan pesat karena permintaan tinggi untuk teknologi kecerdasan buatan.
Chip Blackwell dan Vera Rubin memiliki potensi untuk mengubah industri pemrosesan AI.
CEO Jensen Huang menjadi salah satu orang terkaya dunia berkat kesuksesan saham Nvidia.
Nvidia menerima pesanan besar hingga Rp 16.70 quadriliun (US$1 triliun) untuk dua chip AI terbarunya, Blackwell dan Vera Rubin, yang belum resmi dirilis. Permintaan tinggi datang dari perusahaan besar dan startup yang berlomba mengembangkan teknologi AI. CEO Jensen Huang menegaskan bahwa jika kapasitas produksi chip ditambah, pendapatan perusahaan akan melonjak drastis. Vera Rubin, yang akan dirilis akhir tahun, diklaim memiliki performa per watt 10 kali lebih baik dibanding chip sebelumnya, membantu menekan konsumsi listrik di pusat data. Lonjakan permintaan chip Nvidia mengakibatkan kenaikan drastis nilai saham dan valuasi perusahaan mencapai hampir Rp 83.50 quadriliun (US$5 triliun) . Hal ini memperkuat posisi Nvidia sebagai pemimpin industri chip AI dan meningkatkan kekayaan CEO Jensen Huang secara signifikan.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Permintaan besar untuk chip Nvidia menunjukkan bahwa AI kini masuk era aplikasi komersial yang masif. Efisiensi energi chip baru sangat penting untuk keberlanjutan dan pengurangan biaya operasi pusat data AI.
Jensen Huang
Kami melihat peningkatan permintaan luar biasa dari berbagai segmen industri dan startup. Kapasitas produksi yang memadai sangat krusial agar pelanggan bisa memaksimalkan potensi AI mereka.