TLDR
Nvidia memiliki kas yang sangat besar dan sedang aktif berinvestasi di berbagai perusahaan teknologi. Strategi investasi Nvidia bertujuan untuk memperluas ekosistem AI dan meningkatkan penggunaan produk mereka. Nvidia juga melakukan buyback saham secara agresif sebagai bagian dari manajemen keuangan mereka. Nvidia adalah perusahaan chip paling bernilai di Amerika Serikat yang saat ini memiliki saldo kas dan investasi jangka pendek sebesar 60,6 miliar dolar AS per Oktober 2024. Perusahaan ini juga memproyeksikan arus kas bebas hingga 576 miliar dolar AS selama tiga tahun ke depan, menunjukkan pertumbuhan dan potensi kas yang sangat besar.Sejalan dengan itu, Nvidia telah mengumumkan berbagai investasi besar di tahun ini. Perusahaan membeli saham di Synopsys senilai 2 miliar dolar AS, mengambil bagian di Nokia sebesar 1 miliar dolar AS, mengalokasikan 5 miliar dolar AS ke Intel, dan menempatkan 10 miliar dolar AS di perusahaan AI Anthropic. Ini menambah komitmen investasi strategis mereka hingga 18 miliar dolar AS.Selain itu, Nvidia juga berencana melakukan investasi jangka panjang sebesar 100 miliar dolar AS untuk membeli saham OpenAI, meski kesepakatan akhirnya belum ditandatangani. CEO Jensen Huang mengakui pertumbuhan perusahaan sangat cepat dan strategi utama mereka adalah memperluas ekosistem AI dan perangkat lunak CUDA yang digunakan pada chip Nvidia.Tidak hanya berinvestasi di perusahaan lain, Nvidia juga agresif membeli kembali saham dengan otorisasi tambahan sebesar 60 miliar dolar AS dan telah menghabiskan 37 miliar dolar AS pada buyback dan dividen selama tiga kuartal pertama tahun ini. Pembelian saham ini bertujuan untuk meningkatkan nilai saham dan mendukung pertumbuhan perusahaan.Menurut CFO Colette Kress, fokus utama Nvidia adalah memastikan dana yang cukup untuk mendukung rantai pasokan dan kapasitas manufaktur melalui perusahaan seperti Foxconn dan Dell. Strategi investasi ini membantu Nvidia mempersiapkan diri menghadapi permintaan teknologi masa depan serta memperkuat posisi mereka setelah batalnya akuisisi besar terhadap Arm.