
Courtesy of CNBCIndonesia
Nvidia Siapkan Chip AI Generasi Baru dengan Performa Lima Kali Lipat
Menginformasikan persiapan Nvidia meluncurkan chip generasi baru yang mampu meningkatkan kinerja AI secara signifikan dan memperkuat posisi perusahaan di pasar global yang semakin kompetitif, serta membahas teknologi terkait dan implikasinya di berbagai sektor seperti AI generatif dan kendaraan otonom.
07 Jan 2026, 19.40 WIB
165 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Nvidia sedang mengembangkan chip generasi terbaru yang akan meningkatkan kinerja AI secara signifikan.
- Platform Vera Rubin akan menjadi bagian penting dari ekosistem AI global pada tahun 2026.
- Persaingan di pasar chip AI semakin ketat, termasuk dari pelanggan seperti Alphabet dan Amazon.
Las Vegas, Amerika Serikat - Nvidia berencana meluncurkan chip generasi terbaru yang dapat melipatgandakan performa AI, terutama untuk chatbot dan aplikasi skala besar. Chip baru ini sudah masuk tahap produksi penuh dan akan menjadi bagian dari platform bernama Vera Rubin yang diluncurkan pada akhir 2025.
Platform Vera Rubin mencakup enam chip Nvidia yang bisa dirangkai dalam sistem besar hingga 1.000 chip, mampu meningkatkan efisiensi proses pembuatan token dalam AI sampai 10 kali lipat. Hal ini akan memberikan lonjakan komputasi AI yang signifikan walaupun jumlah transistor hanya bertambah 1,6 kali dari generasi sebelumnya.
Nvidia juga memperkenalkan teknologi context memory storage, yang memungkinkan chatbot merespons percakapan panjang dengan lebih cepat dan efisien, serta generasi terbaru switch jaringan dengan teknologi co-packaged optics yang dapat menghubungkan ribuan mesin AI dalam satu sistem terpadu.
Selain AI generatif, Nvidia menyiapkan perangkat lunak Alpamayo untuk kendaraan otonom yang membantu dalam pengambilan keputusan dan menyediakan data latih yang dapat diuji secara transparan oleh produsen otomotif. Pengembangan ini memperlihatkan langkah Nvidia untuk merambah sektor kendaraan pintar.
Meskipun menghadapi tantangan ketat dari pesaing dan perusahaan teknologi besar yang mengembangkan chip sendiri, Nvidia tetap fokus memperkuat posisinya. Permintaan chip Nvidia di China masih kuat, sementara mereka menunggu persetujuan izin ekspor dari pemerintah AS dan negara lain.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260107152620-37-700383/manusia-rp-2700-triliun-siapkan-kejutan-besar-di-2026
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260107152620-37-700383/manusia-rp-2700-triliun-siapkan-kejutan-besar-di-2026
Analisis Ahli
Andrew Ng
"Nvidia's advances are crucial in AI development as they provide the hardware backbone for training large AI models, but diversification in chip production will shape the future landscape."
Kate Crawford
"Technological innovations like Nvidia's carry significant impact, but transparency in AI development and ethical considerations must keep pace with hardware improvements."
Analisis Kami
"Langkah Nvidia memperkenalkan chip dengan efisiensi tinggi dan teknologi penyimpanan konteks menunjukkan visi strategis dalam mengantisipasi kebutuhan pasar AI yang terus berkembang. Meski begitu, tantangan terbesar Nvidia ke depan adalah mempertahankan keunggulan teknologinya dengan makin banyaknya perusahaan yang mulai mengembangkan chip AI mereka sendiri secara internal."
Prediksi Kami
Dengan peluncuran chip Vera Rubin dan teknologi terkait, Nvidia akan memperkuat dominasi pasarnya di bidang AI global dan mendorong adopsi AI generatif dalam skala luas pada 2026, sementara persaingan dari perusahaan teknologi besar lainnya semakin ketat.





