Pembukaan Selat Hormuz Turunkan Harga Minyak dan Dorong Kenaikan Bitcoin
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Apr 2026
22 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pembukaan Selat Hormuz berdampak signifikan pada pasar energi global.
Negosiasi antara AS dan Iran menunjukkan upaya untuk meredakan ketegangan di kawasan.
Pergerakan harga bitcoin sering dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga minyak dan berita geopolitik.
Selat Hormuz diumumkan kembali terbuka sepenuhnya untuk kapal komersial selama masa gencatan senjata yang tersisa. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, diikuti oleh respon positif Presiden Trump di media sosial. Dampak langsungnya terlihat pada penurunan harga minyak mentah WTI hingga hampir 10%.
Harga minyak WTI anjlok menjadi sekitar Rp 143.45 juta ($85,90) per barel dari level tertinggi sebelumnya yang tercatat sejak awal perang. Sementara itu, bitcoin berhasil naik ke kisaran Rp 1.28 miliar ($76,400) , mendekati level tertinggi prakejadian crash di Februari yang sempat menyentuh harga Rp 1.00 miliar ($60,000) . Pasar saham berjangka AS juga menunjukkan kenaikan sekitar 1% secara keseluruhan setelah berita ini.
Negosiasi antara AS dan Iran juga sedang berlangsung dengan agenda utama yaitu pelepasan dana beku Iran sebesar Rp 334.00 triliun ($20 miliar) dengan imbalan penyerahan stok uranium yang diperkaya. Jika negosiasi ini berhasil, diharapkan konflik akan mereda lebih jauh, yang akan berimbas positif pada stabilitas harga minyak dan pemulihan aset finansial global.
Analisis Ahli
Mohammad A. Rafiee (Analis Energi)
Pembukaan Selat Hormuz adalah langkah penting namun masih perlu kehati-hatian karena situasi keamanan di kawasan bisa berubah cepat.Linda B. Kiff (Strategist Pasar Keuangan)
Pasar merespon secara positif pada berita ini, namun bitcoin dan saham memerlukan konfirmasi teknikal agar tren naik bisa berlanjut.Hossein Mousavian (Diplomat Iran)
Negosiasi dengan AS menunjukkan harapan baru untuk stabilitas regional, tapi implementasi kesepakatan akan menjadi tantangan nyata.


