TLDR
Harga Bitcoin menghadapi hambatan di level $75,000. Permintaan institusional tetap stabil meskipun ada ketegangan geopolitik. Kondisi makroekonomi seperti inflasi dan kebijakan dolar AS dapat memengaruhi pasar crypto. Bitcoin tetap mendekati harga 75.000 dolar AS namun menghadapi tekanan karena adanya peningkatan pasokan di level harga kunci sekitar 76.800 dolar. Hal ini terjadi di tengah perpanjangan gencatan senjata dalam pembicaraan damai AS-Iran yang memicu sentimen pasar. Indeks CoinDesk 20 juga naik sekitar 1,9% menandakan pergerakan positif di pasar kripto.Penurunan nilai dolar AS ke level terendah selama hampir enam minggu dan suku bunga Treasury yang melunak mendukung apresiasi aset kripto dan emas sebagai instrumen lindung nilai. Meski demikian, ancaman gangguan pada jalur pelayaran oleh Iran dan blokade AS terhadap pelabuhan Iran masih menjadi risiko yang membayang ketidakpastian ekonomi global. Data onchain memperlihatkan bahwa investor jangka pendek cenderung menjual Bitcoin ketika harga mencapai titik impas.Kondisi ini menunjukkan pasar Bitcoin menghadapi perlawanan signifikan di level harga saat ini yang dapat menahan kenaikan lebih lanjut. Risiko geopolitik dan pengaruh kejutan pasokan energi ke inflasi berpotensi mempengaruhi kebijakan bank sentral, yang pada akhirnya akan berdampak pada pasar kripto. Investor perlu berhati-hati memantau perkembangan situasi global dan reaksi pasar untuk mengambil keputusan investasi.