Kolaborasi dan Edukasi Kunci Atasi Peningkatan Fraud Digital di Indonesia
Teknologi
Keamanan Siber
17 Apr 2026
311 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Peningkatan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menangani fraud digital.
Edukasi masyarakat tentang keamanan siber sangat penting untuk mengurangi risiko penipuan.
Penggunaan teknologi seperti AI dapat membantu dalam pencegahan penipuan online.
Fraud dan scam digital di Indonesia semakin meningkat drastis dengan laporan lebih dari 432 ribu kasus dan kerugian mencapai Rp 9,1 triliun dalam periode November 2024 hingga Januari 2026. Hal ini memicu perlunya penguatan sistem keamanan dan literasi masyarakat untuk menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan berdampak luas.
Berbagai pihak seperti AdaKami, ADIGSI, IASC OJK, BSSN, dan AFPI berpartisipasi dalam forum untuk membahas strategi kolaboratif dalam pencegahan dan penanganan fraud digital. Penggunaan teknologi AI, big data, serta fitur keamanan seperti e-KYC dengan liveness detection menjadi fokus utama dalam memperkuat sistem perlindungan platform digital.
Peningkatan kolaborasi lintas sektor serta edukasi berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi risiko penipuan digital sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem digital. Langkah ini juga sejalan dengan strategi nasional keamanan siber untuk melindungi ekonomi digital sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Analisis Ahli
Firlie Ganinduto
Teknologi AI memang memiliki dua sisi, tetapi sinergi antara regulator dan sektor swasta menjadi kunci untuk mengoptimalkan manfaat sekaligus mengurangi risiko yang muncul.Hudiyanto
Fraud digital sudah menjadi tantangan struktural yang butuh pendekatan sistematik dan kolaboratif untuk perlindungan konsumen secara menyeluruh.Slamet Aji Pamungkas
Data anomali traffic menunjukkan besarnya potensi serangan siber, sehingga penguatan ekosistem keamanan siber sangat krusial bagi perekonomian digital.Yasmine Meylia Sembiring
Pencegahan proaktif dan portal pengaduan merupakan langkah strategis untuk menjaga integritas ekosistem fintech dan memberikan perlindungan konsumen.Karissa Sjawaldy
Penggunaan teknologi seperti AI dan big data dalam sistem keamanan platform harus dibarengi edukasi kontinu agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi penipuan.


