
Courtesy of CNBCIndonesia
Waspada Penipuan Online Saat Ramadan, Ini 5 Tips Berbelanja Aman
Memberikan kesadaran dan edukasi kepada masyarakat agar waspada terhadap modus penipuan digital saat berbelanja online, terutama di periode Ramadan dan Lebaran, agar transaksi tetap aman dan nyaman.
20 Feb 2026, 04.45 WIB
270 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Masyarakat perlu meningkatkan literasi digital untuk menghindari penipuan saat berbelanja online.
- Modus penipuan semakin beragam, sehingga kewaspadaan saat bertransaksi online sangat penting.
- Pengguna harus selalu bertransaksi di platform yang terpercaya dan memverifikasi informasi sebelum memberikan data pribadi.
Jakarta, Indonesia - Pada masa Ramadan dan Lebaran, aktivitas belanja online di Indonesia mengalami peningkatan pesat. Namun, pertumbuhan ini diikuti dengan peningkatan risiko penipuan digital yang memanfaatkan situasi untuk menipu konsumen. Berbagai modus kejahatan seperti phishing, peniruan layanan pelanggan, dan link palsu beredar luas di platform e-Commerce.
Pratama Persadha, Chairman dari CISSReC, menegaskan bahwa keamanan transaksi online sejauh ini masih menjadi tantangan besar dan harus menjadi perhatian bersama antara platform dan pengguna. Ia menekankan pentingnya literasi dan kesadaran digital di tengah pesatnya penggunaan belanja online dalam masa Ramadan ini.
Beberapa modus penipuan yang sering ditemukan adalah phishing melalui pesan instan, peniruan customer service, dan penyalagunaan link pelacakan pengiriman palsu. Para pelaku sering mengincar data pribadi korban melalui cara tersebut, sehingga pengguna harus lebih berhati-hati.
Untuk melindungi diri, Pratama memberikan lima tips berbelanja online yang aman, antara lain menggunakan password kuat dan unik, bertransaksi hanya di aplikasi resmi, tidak mengklik link dari sumber tidak resmi, berhati-hati terhadap permintaan mencurigakan seperti instal aplikasi luar toko resmi, serta jangan pernah memberikan OTP atau informasi pribadi kepada orang asing.
Selain itu, penting juga untuk berbelanja hanya di platform dan toko online yang terpercaya dengan selalu membaca ulasan produk dan toko sebelum membeli. Dengan cara ini, konsumen bisa mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital di masa liburan dan Ramadan.
Referensi:
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260219171619-37-712224/waspada-penipuan-di-ecommerce-saat-ramadan-begini-tips-menghindarinya
[1] https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260219171619-37-712224/waspada-penipuan-di-ecommerce-saat-ramadan-begini-tips-menghindarinya
Analisis Ahli
Pratama Persadha
"Risiko keamanan transaksi online merupakan tantangan nyata yang harus dijawab bersama antara platform dan pengguna, dimana literasi keamanan digital menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati kemudahan e-Commerce tanpa mengorbankan keamanan."
Analisis Kami
"Meningkatnya insiden penipuan daring sejatinya menunjukkan bahwa edukasi keamanan digital masih belum merata di masyarakat Indonesia. Perusahaan e-Commerce wajib meningkatkan transparansi dan sistem keamanan mereka, tapi tanpa partisipasi aktif pengguna, upaya teknologi saja tidak akan cukup efektif."
Prediksi Kami
Penipuan digital akan terus berkembang dengan modus yang lebih canggih, sehingga kebutuhan literasi keamanan digital dan kesadaran pengguna akan menjadi faktor penentu keberhasilan perlindungan transaksi online di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang harus diwaspadai saat berbelanja online?A
Masyarakat harus waspada terhadap penipuan yang dapat terjadi saat berbelanja online.Q
Apa modus penipuan yang sering terjadi saat Ramadan?A
Modus penipuan yang sering terjadi adalah phishing di pesan instan, peniruan customer service, dan penyalajgunaan link pelacakan pengiriman palsu.Q
Mengapa kesadaran pengguna penting dalam keamanan siber?A
Kesadaran pengguna menjadi lapisan pertahanan penting dalam penguatan keamanan siber.Q
Apa saja tips untuk melindungi diri saat berbelanja online?A
Tips untuk melindungi diri termasuk menggunakan password yang kuat, bertransaksi pada aplikasi resmi, dan tidak memberikan data pribadi kepada orang asing.Q
Siapa yang memberikan penjelasan mengenai modus penipuan dalam artikel ini?A
Pratama Persadha memberikan penjelasan mengenai modus penipuan dalam artikel ini.



