Jerman Kaji Potensi Ekstraksi Lithium Dalam Untuk Dukung Kendaraan Listrik
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
17 Apr 2026
304 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Jerman memiliki potensi besar untuk sumber daya litium yang dapat mendukung transisi energi di Eropa.
Pengambilan litium dari brine menghadapi tantangan teknis yang perlu diatasi melalui metode ekstraksi khusus.
Proyek ini mengintegrasikan aspek keberlanjutan dengan analisis dampak sosial dan ekonomi.
Jerman memulai proyek RoLiXX untuk menilai potensi lithium yang terkandung dalam air asin kuno di kedalaman sekitar 3-5 kilometer di North German Basin. Proyek ini bertujuan memahami apakah lithium yang berjumlah besar tersebut dapat diekstraksi secara efisien untuk mendukung kebutuhan industri baterai kendaraan listrik di Eropa.
Data menunjukkan sekitar 43 juta ton lithium karbonat ekivalen ada dalam formasi Rotliegend di kedalaman tersebut, namun proses ekstraksi menghadapi kendala teknis akibat pengendapan mineral yang dapat menyumbat peralatan. Para peneliti menggunakan teknik analisis modern serta simulasi kondisi bawah tanah untuk mempelajari mekanisme pelepasan lithium ke dalam larutan brine.
Keberhasilan ekstraksi lithium akan membantu mendukung transisi energi bersih dan memperkuat kemandirian sumber daya lithium Jerman. Proyek juga memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial agar pengembangan sumber daya ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan diterima masyarakat.
Analisis Ahli
Dominik Soyk
Menyatakan bahwa lithium sangat penting untuk transisi energi dan bahwa penelitian ini mengkaji potensi besar lithium dari air dalam formasi Rotliegend di North German Basin.


