Neptune Energy Temukan Cadangan Lithium Besar di Jerman, Ubah Energi Fosil ke Bersih
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
27 Sep 2025
268 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Jerman memiliki potensi besar untuk ekstraksi litium, yang dapat memberikan dampak positif bagi pasar energi bersih di Eropa.
Neptune Energy berkomitmen untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan dalam ekstraksi litium.
Kemitraan dengan perusahaan seperti Lilac menunjukkan inovasi dalam metode ekstraksi litium yang lebih berkelanjutan.
Neptune Energy baru-baru ini mengumumkan temuan cadangan lithium yang sangat besar di wilayah Altmark, Jerman, sebesar 43 juta ton lithium carbonate equivalent (LCE). Wilayah ini selama puluhan tahun dikenal sebagai pusat produksi gas alam yang penting dan kini menjadi fokus baru dalam sumber energi bersih.
Penilaian cadangan lithium ini dilakukan oleh lembaga independen Sproule ERCE sesuai standar internasional CIM/NI 43-101, sehingga hasilnya sangat kredibel dan mampu menjadi dasar pengembangan proyek ekstraksi lithium yang lebih ramah lingkungan.
Neptune Energy beralih dari bahan bakar fosil ke produksi lithium dengan menggunakan teknologi direct lithium extraction (DLE) yang mengurangi dampak lingkungan dibandingkan metode tradisional seperti penambangan terbuka atau kolam evaporasi.
Beberapa pilot project sudah berhasil dilakukan, termasuk ekstraksi lithium karbonat baterai berkualitas tinggi menggunakan brine geothermal dari ladang gas Altmark. Perusahaan memiliki beberapa lisensi produksi dan eksplorasi yang mendukung rencana perluasan produksi secara komersial.
Jika proses perizinan berjalan lancar, tahap demonstrasi skala besar akan menjadi langkah terakhir sebelum Neptune Energy memulai operasi penuh, menandai transformasi besar dari produksi gas alam menuju energi baterai ramah lingkungan di Jerman dan Eropa.
Analisis Ahli
Andreas Scheck
Penilaian cadangan ini menunjukkan potensi besar untuk mendukung pasar lithium Eropa dan memperkuat transisi energi bersih.Axel Wenke
Kombinasi sumber daya geologi, infrastruktur sudah ada, dan keahlian teknis memberikan peluang besar untuk transformasi sukses dari gas alam ke lithium.
