TLDR
Infrastruktur komputasi di Zhengzhou merupakan yang paling kuat di Tiongkok untuk penelitian ilmiah berbasis AI. Jumlah chip AI akselerator meningkat pesat dalam waktu dua bulan. Pengembangan ini akan membantu Tiongkok mengatasi tantangan dalam penelitian AI dan meningkatkan independensi teknologi. Node inti superkomputer nasional di Zhengzhou, China, kini menjalankan klaster komputasi AI terbesar untuk riset ilmiah dengan chip akselerator AI buatan domestik yang jumlahnya meningkat dari 30.000 menjadi 60.000 dalam dua bulan. Pengoperasian resmi dimulai pada hari Selasa, menandai kemajuan besar dalam infrastruktur komputasi AI nasional.Chip akselerator AI tersebut diproduksi oleh Sugon, sebuah perusahaan superkomputer yang terafiliasi dengan Chinese Academy of Sciences, dan terpasang di node core dari jaringan superkomputer nasional di Zhengzhou, provinsi Henan. Hal ini menjadikan node inti ini sebagai infrastruktur komputasi cerdas paling kuat di China untuk riset ilmiah.Peningkatan ini dianggap sebagai terobosan bagi China dalam pengembangan infrastruktur komputasi untuk riset AI-driven, yang diyakini akan membantu negara menguasai posisi teratas dalam aplikasi industri berbasis AI. Ini juga mengatasi tantangan sebelumnya seperti kekurangan daya komputasi, keterbatasan perangkat lunak, dan ketergantungan pada pemasok asing.