Shenzhen Luncurkan Cluster Komputasi 11.000 Petaflops dengan Chip AI Huawei
Teknologi
Kecerdasan Buatan
31 Mar 2026
62 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Shenzhen telah meluncurkan kluster komputasi cerdas pertama di China dengan 10.000 kartu menggunakan chip Huawei.
Kapasitas total komputasi di Shenzhen kini mencapai 14.000 petaflops, mencerminkan permintaan besar akan kekuatan komputasi.
Perusahaan rintisan dan universitas riset di Shenzhen menunjukkan minat yang tinggi terhadap kapasitas komputasi yang meningkat.
Shenzhen mengoperasikan cluster komputasi dengan 10.000 kartu chip AI Ascend 910C buatan Huawei yang menghasilkan kapasitas komputasi sebesar 11.000 petaflops. Cluster ini merupakan yang pertama di China dengan skala sebesar itu dan sudah aktif sejak minggu lalu.
Ketika digabung dengan cluster sebelumnya yang berkapasitas 3.000 petaflops, total kapasitas komputasi kota Shenzhen kini mencapai 14.000 petaflops. Cluster tersebut telah dipesan oleh hampir 50 organisasi dengan tingkat pemesanan mencapai 92 persen, menunjukkan permintaan tinggi akan komputasi cerdas.
Inisiasi cluster ini memperkuat posisi Shenzhen sebagai pusat teknologi nasional dan mendukung pertumbuhan startup AI, perusahaan robotika, dan institusi penelitian. Walaupun chip Huawei Ascend 910C masih di bawah Nvidia H100 dalam hal performa, langkah ini menandai percepatan kemajuan teknologi lokal yang penting.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Langkah ini menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur komputasi bagi pengembangan AI, terutama untuk mendukung riset dan inovasi di tingkat lokal. Infrastruktur sebesar ini akan mempercepat akselerasi inovasi teknologi di China.Kai-Fu Lee
Penggunaan chip buatan sendiri adalah kunci kemandirian teknologi China, walau hardware mereka masih perlu penyempurnaan untuk bisa jadi pemimpin global. Namun, integrasi yang kuat dengan ekosistem lokal bisa menghasilkan sinergi besar di masa depan.

