Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa Bitcoin Bisa Menguat di Tengah Konflik Iran dan Apa Artinya?

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6h ago) cryptocurrency (6h ago)
15 Apr 2026
58 dibaca
1 menit
Kenapa Bitcoin Bisa Menguat di Tengah Konflik Iran dan Apa Artinya?

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin menunjukkan kinerja yang kuat selama konflik geopolitik, yang menantang anggapan tradisional tentang aset ini.
Penggunaan Bitcoin oleh negara yang terkena sanksi menciptakan preseden untuk masa depan mata uang digital dalam perdagangan internasional.
Analisis tentang Bitcoin perlu memperhitungkan peran baru sebagai alat pembayaran, bukan hanya sebagai penyimpan nilai.
Bitcoin menunjukkan performa luar biasa dengan kenaikan 12% sejak serangan udara AS dan Israel di Iran, berbeda dari aset tradisional seperti S&P 500 dan emas yang mengalami penurunan. Matt Hougan dari Bitwise mengemukakan dua peran Bitcoin: sebagai 'emas digital' dan opsi mata uang nyata. Iran mulai mengenakan tol minyak sebesar 1 dolar per barel yang dibayarkan menggunakan Bitcoin untuk kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menjadi salah satu contoh nyata pertama negara menggunakan Bitcoin sebagai mekanisme penyelesaian transaksi perdagangan fisik, meningkatkan potensi penggunaan Bitcoin di pasar global. Jika kerangka opsi ini benar, maka Bitcoin kemungkinan akan semakin diminati saat terjadi ketegangan geopolitik, memperluas total pasar Bitcoin lebih besar daripada hanya sebagai penyimpan nilai digital saja. Namun, penggunaan ini terbatas oleh infrastruktur yang masih berkembang dan kebutuhan adopsi lebih lanjut dari berbagai negara.

Analisis Ahli

Matt Hougan
Bitcoin kini dianggap sebagai aset dengan dua fungsi: penyimpan nilai dan uang yang berpotensi dipakai untuk transaksi dunia nyata, terutama terlihat dari kebijakan Iran menggunakan Bitcoin sebagai tol minyak.