Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Tetap Stabil di Tengah Konflik Iran yang Picu Volatilitas Pasar Global

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (29d ago) cryptocurrency (29d ago)
17 Mar 2026
214 dibaca
1 menit
Bitcoin Tetap Stabil di Tengah Konflik Iran yang Picu Volatilitas Pasar Global

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin menunjukkan ketahanan harga dalam situasi konflik geopolitik.
Volatilitas Bitcoin tetap stabil, menunjukkan bahwa trader crypto tidak terlalu takut dibandingkan trader di pasar tradisional.
Sejarah menunjukkan bahwa Bitcoin dapat memberikan imbal hasil yang baik selama peristiwa geopolitik.
Harga bitcoin bertahan sekitar 73.922,43 dolar selama dua minggu perang dengan Iran meskipun terjadi peningkatan ketegangan geopolitik. Indeks volatilitas bitcoin (BVIV) menunjukkan kestabilan antara 55% dan 60%, berbeda dengan lonjakan volatilitas di pasar saham, minyak, dan obligasi. Tegangan Iran-AS-Israel menyebabkan kerusakan pada infrastruktur minyak di Timur Tengah dan memicu peningkatan volatilitas ekstrim di pasar tradisional seperti VIX untuk saham, OVX untuk minyak, dan MOVE untuk obligasi. Namun, bitcoin sudah mengalami penurunan harga signifikan sebelum konflik, sehingga pasar crypto lebih siap menghadapi guncangan ini. Stabilitas volatilitas bitcoin menunjukkan bahwa trader crypto kurang merasa takut dibandingkan investor pasar tradisional, dan bitcoin malah menguat lebih dari 10% selama dua minggu terakhir. Hal ini menegaskan posisi bitcoin sebagai aset alternatif tahan banting di tengah gejolak geopolitik, meskipun ketidakpastian masih berlanjut.

Analisis Ahli

Michael Novogratz
Bitcoin menunjukkan ketahanan luar biasa selama ketidakstabilan global, mengukuhkan posisinya sebagai 'emas digital' bagi investor yang mencari perlindungan terhadap risiko geopolitik.