Ancaman Banjir Rob di Jawa 2050 Akibat Penurunan Muka Tanah oleh Aktivitas Manusia
Sains
Iklim dan Lingkungan
15 Apr 2026
131 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Penurunan muka tanah di Jawa disebabkan oleh aktivitas manusia, bukan hanya faktor iklim.
Risiko banjir rob meningkat akibat penurunan muka tanah yang signifikan.
Pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan dapat membantu mengatasi masalah penurunan permukaan tanah.
Penelitian terbaru mengungkapkan tanah di Pulau Jawa mengalami penurunan muka tanah antara 1-15 cm per tahun yang melebihi kenaikan permukaan laut global. Fenomena ini terutama disebabkan oleh aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah dan ekstraksi industri, bukan perubahan iklim.
Tim peneliti menggunakan pemetaan dan data satelit untuk memproyeksikan bahwa penurunan muka tanah akan menyumbang hingga 85% dari kenaikan permukaan laut di garis pantai Jawa pada 2050, dengan lebih dari 75% wilayah pesisir berisiko mengalami banjir rob.
Penurunan muka tanah dapat diatasi melalui kebijakan pengelolaan lokal, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, dan infrastruktur yang tepat. Temuan ini penting tidak hanya bagi Jawa tetapi juga sebagai contoh global untuk wilayah pesisir lain yang menghadapi risiko serupa.
Analisis Ahli
Manoochehr Shirzaei
Penurunan muka tanah ini bukan masalah iklim namun akibat aktivitas manusia yang jika diabaikan berpotensi menimbulkan risiko besar bagi wilayah pesisir.Leonard Ohenhen
Fenomena di Jawa merupakan gambaran global yang sering tidak terlihat, sehingga pengamatan dan pengelolaan subsiden sangat penting bagi wilayah pesisir lain di dunia.


