Meta Diprediksi Mengalahkan Google dalam Pendapatan Iklan Digital Global 2026
Bisnis
Marketing
14 Apr 2026
276 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Meta Platforms diprediksi akan melampaui Google dalam pendapatan iklan global.
Paket iklan Advantage+ dari Meta telah meningkatkan adopsi di kalangan pengiklan.
Pertumbuhan pendapatan iklan Meta menunjukkan daya saing yang semakin kuat di pasar digital.
Meta Platforms diproyeksikan akan melampaui Alphabet (Google) dalam pendapatan iklan digital global pada akhir 2026. Ini merupakan perubahan signifikan karena Google selama ini dikenal sebagai pemimpin pasar iklan digital.
Menurut Emarketer, pendapatan iklan Meta akan mencapai Rp 4.07 quadriliun (US$243,46 miliar) di 2026, sedangkan Google diperkirakan memperoleh Rp 4.00 quadriliun (US$239,54 miliar) . Keberhasilan Meta didukung oleh tool iklan otomatis Advantage+ dan ekspansi kemampuan iklan di WhatsApp serta Threads, ditambah persaingan kuat Instagram Reels di pasar video pendek.
Perubahan ini memperlihatkan pergeseran dominasi dalam industri iklan digital dengan Meta semakin menguat, sementara Google harus mencari strategi baru untuk mempertahankan posisi. Platform yang lebih kecil seperti Snap dan Pinterest diperkirakan akan lebih rentan terdampak pemotongan anggaran iklan di masa ketidakpastian geopolitik.
Analisis Ahli
Max Willens
Melampaui Google menandakan validasi strategi inti Meta, terutama dalam memanfaatkan alat otomatis dan perluasan platform iklan.

