Kelangkaan Chip Global Dorong Harga Laptop dan RAM Melonjak Tajam di Indonesia
Teknologi
Gadgets dan Wearable
14 Apr 2026
193 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kelangkaan chip telah mengakibatkan kenaikan harga laptop dan komponen terkait.
Kenaikan harga RAM DDR5 menunjukkan dampak krisis pasokan pada industri teknologi.
Prediksi penurunan pasar PC oleh IDC menunjukkan tantangan yang akan dihadapi produsen di tahun-tahun mendatang.
Kelangkaan chip global memicu kenaikan harga laptop dan RAM di Indonesia sejak awal 2026. Laptop terutama model gaming dan bergraphic card mengalami kenaikan harga Rp 2 sampai Rp 4 juta. RAM DDR5 terbaru kini harganya naik lebih dari dua kali lipat dibanding periode sebelumnya.
Kenaikan harga komponen ini berpengaruh besar terhadap penurunan penjualan laptop hingga 50%. Perusahaan riset IDC memperkirakan pasar PC dan tablet akan mengalami penurunan pengiriman yang cukup dalam sepanjang 2026 akibat terbatasnya produksi akibat masalah rantai pasok chip. ASUS Indonesia telah mengonfirmasi penyesuaian harga produk laptop mereka.
Situasi ini menandakan tekanan besar pada pasar perangkat keras komputer yang akan berlanjut hingga gangguan pasokan membaik. Dampaknya adalah konsumen menghadapi harga lebih tinggi dan produsen harus mengelola produksi dengan efisiensi lebih besar. Penurunan pasar global juga dapat memperlambat inovasi teknologi di sektor PC dan tablet.
Analisis Ahli
Brama Setyadi
ASUS melakukan penyesuaian harga sebagai respons yang wajar terhadap dinamika rantai pasok global yang mempengaruhi biaya produksi.


