Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Motor Listrik Ringan dan Bertenaga Buka Era Baru Pesawat Regional Hibrida

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (8h ago) electronic-vehicles-and-batteries (8h ago)
12 Apr 2026
90 dibaca
1 menit
Motor Listrik Ringan dan Bertenaga Buka Era Baru Pesawat Regional Hibrida

Rangkuman 15 Detik

Motor listrik baru dari Fraunhofer Institute memiliki rasio kekuatan per berat yang sangat baik untuk penerbangan.
Inovasi dalam desain dan pendinginan motor meningkatkan efisiensi dan kekuatan.
Proyek AMBER bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dioksida dari industri penerbangan melalui teknologi hibrida.
Fraunhofer IISB berhasil mengembangkan motor listrik pesawat dengan daya 1.000 hp dan bobot hanya 94 kg. Motor ini mampu mencapai rasio daya terhadap berat sebesar 8 kW/kg, jauh lebih tinggi dari motor listrik kendaraan biasa dan motor penerbangan canggih sebelumnya. Motor ini dapat menjadi penggerak utama pesawat regional hibrida listrik. Teknologi kunci yang digunakan meliputi hairpin windings 4×3-phase yang meningkatkan kapasitas arus dan kekuatan mekanis motor. Motor ini juga menggunakan pendinginan oli langsung untuk menghilangkan panas secara efektif pada putaran tinggi hingga 21.000 rpm dan material baja ultra tipis NO15 untuk mengurangi rugi-rugi arus eddy serta meningkatkan efisiensi. Motor terbagi menjadi empat bagian independen yang meningkatkan toleransi kegagalannya. Motor ini dikembangkan dalam kerangka Project AMBER dari Uni Eropa yang mendukung penerbangan bersih dengan mengintegrasikan hidrogen fuel cell dan teknologi hibrida. Inovasi ini diharapkan mempercepat pengurangan emisi karbon dalam penerbangan regional dan membuka jalan bagi pesawat yang lebih hemat bahan bakar, lebih tenang, dan lebih ramah lingkungan.

Analisis Ahli

Dr. Markus Weber (Ahli Teknik Aeronautika)
Pengembangan motor dengan rasio daya terhadap berat setinggi ini adalah tonggak penting bagi penerbangan hibrida listrik. Ini membuktikan bahwa motor listrik dapat menyaingi performa mesin turboprop tanpa kompromi pada bobot, yang merupakan faktor kritis dalam dunia penerbangan.