Kolaborasi Teknologi Inggris dan AS Ciptakan Mesin Hybrid untuk Supersonik Murah
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
01 Des 2025
83 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sistem propulsi DualityTM berpotensi merevolusi penerbangan supersonik dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Kolaborasi antara perusahaan Inggris dan AS menunjukkan pentingnya inovasi dalam industri penerbangan.
Pengembangan motor listrik dengan densitas daya tinggi adalah kunci untuk mencapai penerbangan supersonik yang terjangkau dan praktis.
Perusahaan Inggris Helix bekerja sama dengan startup Aero supersonik dari Amerika, Astro Mechanica, untuk mengembangkan sistem mesin hybrid-electric bernama DualityTM. Mesin ini dirancang untuk memungkinkan pesawat terbang supersonik dengan kecepatan Mach-3 sekaligus menjaga biaya operasi tetap rendah.
Sistem DualityTM menggabungkan turbogenerator dan motor listrik berdaya tinggi yang secara unik memisahkan bagian kompresor dan kipas dari turbin gas. Motor listrik Helix sangat ringan tapi kuat, mampu memberikan tenaga puncak hingga 400 kW dengan berat hanya sekitar 31 kilogram.
Motor ini dapat beroperasi secara kontinu pada 300 kW untuk mempertahankan dorongan yang stabil saat pesawat terbang cepat. Mesin ini juga fleksibel beroperasi dalam beberapa mode, mulai dari turbofan pada kecepatan bawah suara hingga ramjet saat mencapai kecepatan Mach 3.
Helix sedang mengembangkan generasi kelima motor untuk digunakan dalam turbogenerator yang dapat menghasilkan daya hingga 950 kW pada 20.000 rpm dengan torsi maksimum 575 Nm. Sistem motor ini juga dirancang khusus agar dapat berfungsi baik pada ketinggian tinggi dengan isolasi khusus.
Tujuan akhir kolaborasi ini adalah menciptakan pesawat supersonik komersial pertama yang mampu terbang lintas Pasifik dengan efisiensi tinggi dan biaya ekonomis, yang dapat mengubah cara kita bepergian dengan kecepatan tinggi di masa mendatang.
Analisis Ahli
Paul Eremenko (Mantan CTO Airbus)
Integrasi sistem hibrida pada mesin supersonik adalah langkah cerdas yang memadukan efisiensi dan daya dorong tinggi. Ini bisa menjadi titik balik untuk penerbangan komersial supersonik di masa depan.

