AI summary
Bank-bank masih berada dalam tahap eksplorasi terkait strategi stablecoin. Pasar stablecoin telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, mencapai lebih dari $300 miliar. Kompetisi dari nonbank dalam penerbitan dan pengelolaan stablecoin semakin meningkat. Bank-bank di Amerika Serikat mengambil langkah hati-hati dalam mengadopsi stablecoin meskipun pasar stablecoin global telah mencapai kapitalisasi lebih dari 316 miliar dolar AS pada awal 2026. Survei S&P Global Market Intelligence menunjukkan hanya 7% bank kecil yang mengembangkan kerangka kerja dan tidak satu pun yang melakukan pilot stablecoin.Peningkatan penggunaan stablecoin terutama didominasi oleh USDT dan USDC dalam transaksi perdagangan, pembayaran, dan pengiriman lintas batas dengan nilai transaksi mencapai triliunan dolar. Instansi nonbank bersaing dengan bank dalam menyediakan layanan stablecoin yang diatur, memicu kekhawatiran bank terkait kehilangan deposan dan tantangan modernisasi sistem.Meskipun bank besar diprediksi akan mulai menerbitkan token deposit atau aset digital yang didukung bank, bank di tingkat regional dan menengah cenderung fokus pada penyediaan akses stablecoin melalui jalur fiat. Modernisasi sistem, termasuk interoperabilitas dan kepatuhan keamanan, akan menjadi faktor kunci agar perbankan tetap menjadi pintu gerbang utama antara fiat dan jaringan stablecoin.
Sikap hati-hati ini sebenarnya adalah refleksi wajar dari industri perbankan yang konservatif menghadapi disrupsi teknologi cepat. Transformasi sistem dan model bisnis menuju stablecoin memerlukan investasi besar dan kesiapan regulasi yang matang agar tidak menimbulkan risiko berlebih bagi stabilitas keuangan.