Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Stablecoin Siap Jadi Infrastruktur Keuangan Global, Bukan Sekadar Alat Trading

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (1mo ago) cryptocurrency (1mo ago)
10 Mar 2026
167 dibaca
1 menit
Stablecoin Siap Jadi Infrastruktur Keuangan Global, Bukan Sekadar Alat Trading

Rangkuman 15 Detik

Stablecoin semakin diterima sebagai bagian dari infrastruktur keuangan global.
Adopsi stablecoin di sektor pembayaran dan remitansi menunjukkan potensi pasar yang besar.
Regulasi yang positif dapat mempercepat penggunaan stablecoin dalam transaksi keuangan tradisional.
Stablecoin yang pada awalnya lebih banyak digunakan untuk perdagangan kripto kini berkembang menjadi infrastruktur keuangan yang potensial secara global. Macquarie melaporkan bahwa stablecoin seperti USDT dan USDC masih mendominasi pasar perdagangan kripto, tetapi adopsinya mulai meluas ke berbagai sektor keuangan. Perkembangan regulasi di AS, Eropa, dan Asia-Pasifik turut membantu transisi stablecoin dari alat spekulasi menjadi alat penyelesaian institusional yang sah. Perusahaan pembayaran besar seperti Visa dan Mastercard sudah mulai mengintegrasikan USDC untuk penyelesaian, dan bank besar pun menguji teknologi tokenisasi untuk deposit dan penyelesaian. Dengan kapitalisasi pasar stablecoin yang diperkirakan mencapai 312 miliar dolar AS dan volume transfer tahunan sebesar 11 triliun dolar AS pada 2025, stablecoin semakin menjadi alat ekonomi penting dalam pasar crypto dan pembayaran dunia nyata. Ini membuka peluang besar untuk perluasan penggunaan di pembayaran lintas batas dan treasury perusahaan.

Analisis Ahli

Paul Golding
Pergeseran penggunaan stablecoin dari spekulasi ke penyelesaian institusional akan membuka pasar baru dan memperluas adopsi global.
Standard Chartered Expert
Bank regional di AS menghadapi risiko besar dalam peralihan stabilcoin sebesar 500 miliar dolar, menunjukkan pentingnya kesiapan regulasi dan teknologi.