Penemuan Patahan Raksasa di Sulawesi Picu Risiko Tsunami Besar
Sains
Iklim dan Lingkungan
06 Apr 2026
290 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Patahan Palu-Koro memiliki potensi besar untuk memicu tsunami yang merusak.
Gempa di Sulawesi dapat menyebabkan dampak yang meluas, termasuk di dasar laut.
Penelitian tentang patahan ini penting untuk memahami risiko bencana di masa depan.
Peneliti menemukan patahan besar bernama Palu-Koro di bawah Sulawesi yang memanjang hingga dasar laut dan membelah kerak bumi. Patahan ini menghubungkan beberapa sesar dengan ketebalan kerak berbeda di bawah Laut Sulawesi. Penemuan ini menjelaskan penyebab tsunami tinggi saat gempa Palu 2018 yang sebelumnya sulit dipahami.
Kerak bumi di bawah Laut Sulawesi hanya setebal 8 kilometer, jauh lebih tipis dibanding sekitar 26 kilometer. Patahan menyebabkan dasar laut melengkung dan mengalami penurunan tinggi saat gempa terjadi. Pergerakan patahan yang sangat cepat (supershear) menyebabkan tekanan dan kerusakan meluas serta memicu tsunami besar di pesisir Sulawesi.
Temuan ini berarti bahwa gempa bumi di Sulawesi tak hanya berdampak darat tetapi juga mempengaruhi dasar laut sehingga bisa memicu tsunami. Penting bagi pemerintah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan sistem mitigasi bencana untuk mencegah korban di masa depan. Risiko tsunami di Sulawesi kini lebih jelas dan harus menjadi fokus perhatian utama.
Analisis Ahli
Tang Tingwei
Penemuan patahan Palu-Koro menunjukkan adanya hubungan kompleks antara pergerakan kerak bumi dan potensi tsunami, penting untuk studi geofisika dan mitigasi bencana di wilayah Indonesia timur.


