Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspadai Gempa Sesar Aktif: Tarakan Guncang Kalimantan Utara 4,8 M

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
06 Nov 2025
284 dibaca
2 menit
Waspadai Gempa Sesar Aktif: Tarakan Guncang Kalimantan Utara 4,8 M

Rangkuman 15 Detik

Gempa bumi di Tarakan disebabkan oleh aktivitas Sesar Tarakan meskipun tidak berada di zona Megathrust.
Kalimantan Timur memiliki kerawanan terhadap gempa bumi karena adanya sesar aktif.
Masyarakat Kalimantan perlu waspada dan melakukan antisipasi terhadap potensi gempa.
Pada tanggal 5 November 2025, sebuah gempa bumi dengan kekuatan 4,8 Magnitudo mengguncang Tarakan di Kalimantan Utara. Gempa ini terjadi di kedalaman 10 km dan sumbernya berasal dari aktivitas Sesar Tarakan yang merupakan sesar aktif di wilayah tersebut. Meskipun lokasi ini bebas dari zona Megathrust, getaran gempa tetap terasa cukup kuat oleh masyarakat sekitar. BMKG melaporkan bahwa gempa ini dirasakan dengan intensitas IV hingga V MMI di Tarakan, dan juga terasa di Pulau Bunyu, Tanjung Selor, Berau, Nunukan, dan Malinau dengan intensitas yang bervariasi. Beberapa daerah seperti Kampung Empat dan Mamburungan di Tarakan melaporkan kerusakan akibat gempa tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun gempa tersebut tidak besar, dampak yang ditimbulkan cukup merugikan. BRIN menyatakan bahwa wilayah Kalimantan dan Ibu Kota Negara (IKN) terhindar dari ancaman zona Megathrust, yang biasanya menghasilkan gempa besar dan tsunami. Namun, Kalimantan Timur khususnya memiliki risiko tersendiri karena adanya sesar aktif seperti Sesar Tarakan, Sesar Mangkalihat, dan Sesar Meratus yang dapat memicu gempa lokal yang terasa sampai ke IKN. Meski aman dari jalur Megathrust, ada potensi tsunami yang datang dari gempa di zona Megathrust Laut Sulawesi yang dapat mempengaruhi pantai timur Kalimantan Timur. Namun jarak yang jauh dari pusat gempa membuat dampak tsunami sampai ke IKN relatif kecil. Hal ini menjadi perhatian penting bagi pengelola wilayah pesisir di Kalimantan Timur. Para ahli mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, terhadap risiko gempa bumi yang berasal dari sesar aktif. Partisipasi masyarakat dalam pembentukan langkah mitigasi bencana sangat diperlukan agar dampak kerusakan bisa diminimalisir di masa depan.

Analisis Ahli

Nuraini Rahma Hanifa
Meski Kalimantan tidak dilalui zona Megathrust, keberadaan sesar aktif seperti Sesar Tarakan bisa memicu gempa yang kuat dan terasa hingga IKN. Oleh sebab itu, wilayah ini tidak bisa dilepaskan dari risiko gempa dan perlu antisipasi yang serius.