Ancaman Komputer Kuantum: Risiko Besar untuk Keamanan Bitcoin Masa Depan
Finansial
Mata Uang Kripto
04 Apr 2026
260 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Komputasi kuantum dapat mengancam keamanan Bitcoin dengan memungkinkan penyerang untuk mengekstrak kunci pribadi dari kunci publik.
Sekitar 6,9 juta Bitcoin dalam dompet dengan kunci publik yang terekspos berisiko tinggi terhadap serangan kuantum.
Bitcoin perlu beralih ke kriptografi pasca-kuantum untuk melindungi jaringan dan pengguna dari potensi ancaman di masa depan.
Google Quantum AI mengungkap komputer kuantum masa depan dapat mengekstrak kunci privat bitcoin hanya dalam sembilan menit setelah kunci publik muncul di mempool. Ini dikarenakan algoritma Shor yang bisa memecahkan masalah matematis elliptic curve discrete logarithm dengan lebih cepat dari komputer klasik.
Sistem transaksi bitcoin saat ini mengungkap kunci publik saat transaksi dilakukan, dan pembaruan Taproot malah memperluas paparan ini. Ada sekitar 6,9 juta bitcoin yang rentan karena kunci publiknya sudah terekspos di blockchain dan siap diserang tanpa batas waktu.
Jika ancaman ini menjadi kenyataan, dana dalam bitcoin bisa dicuri, dan kepercayaan pada keamanan bitcoin akan runtuh kecuali diadopsi kriptografi post-kuantum. Ethereum sudah mulai mengarah ke arah ini, sementara Bitcoin belum melakukan langkah serius.
Analisis Ahli
Niels Ferguson
Bitcoin harus segera mulai mengintegrasikan algoritma post-kuantum untuk menghindari krisis keamanan yang fatal.Scott Aaronson
Perkembangan komputer kuantum sangat menjanjikan, dan kriptografi yang tahan kuantum menjadi keharusan bagi sistem kripto modern.


