Inggris Percepat Integrasi Laser DragonFire untuk Tangkal Serangan Drone
Teknologi
Robotika
03 Apr 2026
157 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Integrasi senjata laser pada kapal perusak Type 45 menunjukkan pergeseran besar dalam strategi pertahanan Angkatan Laut Inggris.
Sistem DragonFire dirancang untuk menangani ancaman yang muncul secara massal, seperti drone, dengan biaya yang jauh lebih rendah.
Pengembangan senjata laser mencerminkan kebutuhan untuk beradaptasi dengan taktik perang modern yang semakin kompleks.
Inggris mempercepat jadwal pemasangan senjata laser DragonFire pada kapal perang Type 45 mereka, menargetkan tahun 2027 sebagai waktu operasional pertama. Program ini mendapat kontrak produksi dari MBDA pada November 2025 dan bertujuan mengatasi ancaman drone dan proyektil yang berkembang pesat di medan perang laut modern.
DragonFire dirancang untuk menembak sasaran berbiaya rendah dan banyak seperti drone dan mortir dengan efektivitas tinggi dan biaya operasional yang sangat rendah, yaitu sekitar £10 per tembakan. Kapal Type 45 dengan radar canggih dan sistem seperti Sea Viper akan menjadi platform utama yang mendukung sistem ini, menambahkan lapisan pertahanan non-kinetik.
Peluncuran DragonFire akan mengurangi ketergantungan pada misil interceptornya yang mahal dan terbatas, serta menandai pergeseran teknologi penting dalam pertahanan laut global. Percepatan ini menunjukkan bahwa senjata laser bukan lagi konsep masa depan, melainkan alat praktis yang akan mengubah taktik dan strategi peperangan modern.
Analisis Ahli
Jérôme Brahy
DragonFire memperkuat pertahanan berlapis dengan menawarkan opsi penanganan ancaman volume tinggi yang lebih ekonomis dan praktis, mengurangi beban logistik dan biaya operasional.


