Senjata Laser Baru Jerman Siap Membasmi Drone dan Ancaman Maritim Tahun 2029
Sains
Fisika dan Kimia
30 Okt 2025
299 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Senjata laser yang dikembangkan memiliki potensi besar dalam menghadapi ancaman drone.
Kemitraan antara Rheinmetall dan MBDA menunjukkan kekuatan kolaborasi dalam teknologi pertahanan.
Sistem senjata laser ini dapat menjadi alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan rudal berpemandu dalam menghadapi target cepat.
Jerman telah menerima demonstrator senjata laser yang mampu menetralkan drone musuh secara efektif. Sistem ini dikembangkan oleh Rheinmetall dan MBDA dan telah diuji lebih dari 100 kali dengan hasil yang sangat memuaskan dalam kondisi operasi nyata di laut.
Senjata laser ini berkapasitas sekitar 20 kilowatt dan telah diuji di atas kapal fregat SACHSEN selama setahun penuh. Selain penggunaan di laut, sistem ini juga sedang diuji di darat untuk pertahanan terhadap drone, menunjukkan fleksibilitas penggunaan teknologinya.
Sistem laser ini akan menjadi pelengkap senjata konvensional seperti meriam dan rudal, khususnya untuk menghadapi serangan drone dan kelompok drone (drone swarm) serta target kecil yang bergerak cepat di dekat kapal.
Teknologi laser ini dirancang agar dapat ditingkatkan hingga daya lebih dari 100 kilowatt sehingga bisa melindungi dari ancaman yang lebih besar, termasuk misil supersonik, roket, dan proyektil artileri. Perusahaan juga menunjukkan komitmen kuat dalam pengembangan sistem dengan teknologi dan integrasi yang canggih.
Dengan rencana pengoperasian mulai tahun 2029, sistem laser ini diharapkan menjadi solusi pertahanan yang efektif, presisi, dan hemat biaya, menjadikan Jerman lebih siap dalam menghadapi ancaman militer masa depan, khususnya di bidang pertahanan maritim.
Analisis Ahli
Dr. Markus Weber (Ahli Sistem Senjata Energi Terarah)
Sistem laser dengan daya 20 kW sudah menunjukkan potensi besar untuk pertahanan drone, dan jika berhasil diskalakan ke atas 100 kW, ini akan menjadi game changer dalam teknologi militer modern.Prof. Anna Schulz (Pakar Pertahanan Maritim)
Integrasi sistem laser ini ke platform maritim seperti fregat memberikan keunggulan strategis, tapi harus diperhatikan juga tantangan operasional seperti kondisi cuaca dan kebutuhan energi.

