Senjata Laser Buatan China Diklaim Lebih Kuat Dari Sistem Amerika Serikat
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
30 Sep 2025
38 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China mengembangkan senjata laser LY-1 yang lebih kuat dibandingkan sistem AS.
Sistem LY-1 dirancang untuk bekerja sama dengan sistem rudal pertahanan udara lainnya.
Pengembangan senjata laser menjadi penting untuk menghadapi ancaman drone dan misil di seluruh dunia.
China telah mengembangkan senjata laser terbaru bernama Liaoyuan-1 (LY-1) yang dirancang untuk melindungi kapal perang dari serangan drone dan rudal. Senjata ini ditampilkan pada parade hari kemenangan di Beijing dan menjadi bahan perbincangan tentang kemampuannya yang diklaim lebih unggul dari senjata laser Amerika Serikat.
Menurut sebuah majalah militer China, senjata LY-1 memiliki daya tembak antara 180 hingga 250 kilowatt, jauh melebihi sistem laser yang digunakan AS seperti Helios yang hanya sekitar 60 kilowatt. LY-1 juga memiliki lensa dengan aperture dua kali lebih besar daripada Helios, sehingga kemampuan fokus sinarnya dianggap lebih baik.
Senjata laser ini dirancang sebagai lapisan pertahanan terakhir di kapal yang akan melengkapi sistem rudal pertahanan udara jarak jauh hingga pendek. Teknologi laser dianggap efektif untuk menghadapi ancaman modern seperti drone dan rudal anti-kapal dengan biaya intercept yang rendah.
Di sisi lain, Amerika Serikat telah menguji beberapa sistem laser seperti Helios dan demonstrator LWSD 150 kilowatt, serta sistem ODIN yang berfungsi sebagai alat penghalau sensor musuh. AS cukup terbuka dalam pengembangan dan pengujian sistem ini, sementara China masih belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai kapal yang menggunakan LY-1.
Persaingan di bidang senjata laser ini menunjukkan perlombaan teknologi antara dua kekuatan besar militer dunia yang bisa mengubah wajah pertahanan maritim. Namun, masih perlu waktu dan pengujian untuk memastikan klaim kemampuan senjata China tersebut benar-benar dapat diandalkan di medan pertempuran.
Analisis Ahli
Dr. Rebecca Grant (Militer Analyst)
Senjata laser merupakan game changer dalam pertahanan udara maritim, tapi efektivitasnya sangat tergantung kondisi cuaca dan teknologi pendukung lainnya.Prof. Michael Horowitz (Ahli Kebijakan Keamanan)
Klaim China menunjukkan persaingan teknologi militer yang semakin intensif, dan ini menegaskan pentingnya investasi besar dalam sistem pertahanan berteknologi tinggi.
