Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Jepang Uji Senjata Laser 100 Kilowatt Di Kapal Asuka Untuk Lawan Drone

Teknologi
Robotika
News Publisher
04 Des 2025
5455 dibaca
2 menit
Jepang Uji Senjata Laser 100 Kilowatt Di Kapal Asuka Untuk Lawan Drone

TLDR

Jepang mengembangkan sistem senjata laser untuk meningkatkan pertahanan terhadap drone dan ancaman udara lainnya.
Sistem laser ini menawarkan biaya operasional yang lebih rendah dibandingkan dengan sistem pertahanan tradisional.
Pengujian di laut diharapkan dapat mendemonstrasikan efektivitas sistem dalam kondisi nyata.
Jepang telah memulai uji coba laut senjata laser berdaya 100 kilowatt yang dipasang pada kapal uji coba Asuka. Sistem ini dibuat untuk melindungi kapal dari ancaman drone dan proyektil udara jarak pendek seperti mortir. Pengembangan ini menandai hasil riset selama lebih dari satu dekade dalam teknologi laser berbasis serat fiber.Senjata laser ini dipasang dalam dua modul besar yang setara dengan ukuran kontainer 40 kaki, berisi laser serat fiber, sistem kontrol sinar, daya, dan pendingin. Laser menggabungkan sepuluh penghasil daya 10 kilowatt yang bekerja sebagai satu sinar kuat. Sistem ini hanya membutuhkan listrik, sehingga bisa menembak tanpa batas amunisi konvensional.Dalam uji coba darat awal, laser ini telah sukses menghancurkan drone dan mortir yang diluncurkan. Keberhasilan ini membuka jalan bagi instalasi laser di kapal agar dapat diuji dalam kondisi nyata di laut. Fokus uji coba laut adalah menguji kemampuan mendeteksi, melacak, dan menembak sasaran udara cepat dari kapal yang bergerak.Sistem laser dilengkapi dengan sensor termal, cermin pengarah berkecepatan tinggi, dan perangkat pelacak presisi agar sinar tetap fokus mengarah ke target meskipun kapal dan lingkungan bergerak dinamis. Jepang berencana melakukan uji tembak langsung terhadap proyektil di laut pada tahun 2026.Tujuan jangka panjang Jepang adalah memperkuat pertahanan maritimnya menggunakan teknologi energi terarah yang hemat biaya dan efektif. Sistem ini akan menjadi alat penting untuk melawan ancaman drone murah yang semakin banyak digunakan dalam konflik militer modern.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.