Bahaya Aplikasi WhatsApp Palsu Jadi Spyware, Warga Italia Jadi Korban
Teknologi
Keamanan Siber
02 Apr 2026
48 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
ASIGINT terlibat dalam penyebaran aplikasi mata-mata yang menargetkan warga Italia.
Meta mengungkapkan bahwa aktivitas spyware di Italia berfokus pada individu-individu tertentu.
Kerja sama pemerintah Italia dengan Paragon dihentikan setelah kritik yang meningkat dari publik.
Sebanyak ratusan orang, mayoritas warga Italia, menjadi korban aplikasi WhatsApp palsu yang disebarkan oleh perusahaan mata-mata asal Italia yaitu ASIGINT. WhatsApp menyatakan aplikasi ini berisi software jahat yang sengaja dibuat untuk memata-matai pengguna yang mengunduhnya.
ASIGINT merupakan anak usaha dari SIO yang mengklaim menyediakan teknologi intelijen siber berkualitas tinggi. Sebelumnya, spyware Paragon dari AS juga digunakan pemerintah Italia untuk mengawasi wartawan dan aktivis kritis, namun pemerintah kemudian memutus kerja sama setelah mendapat kecaman.
Kejadian ini mengindikasikan meningkatnya risiko penyalahgunaan teknologi pengawasan di Italia dan global. Para pengguna disarankan untuk berhati-hati dalam mengunduh aplikasi dan penting bagi pemerintah untuk mengatur penggunaan teknologi pengawas agar tidak melanggar kebebasan sipil.
Analisis Ahli
Ahmad Ramli (pakar keamanan siber)
Penggunaan aplikasi palsu sebagai media spyware sangat meresahkan dan menunjukkan bahwa pelaku ancaman siber makin canggih. Ini menggarisbawahi pentingnya edukasi dan peningkatan pertahanan siber nasional yang lebih kuat.
