TLDR
Lightbridge Corporation telah menerima persetujuan paten untuk teknologi bahan bakar nuklir baru. Desain bahan bakar yang dipatenkan dirancang untuk meningkatkan kinerja reaktor berat air seperti CANDU. Pengujian kinerja bahan bakar sedang dilakukan untuk mempersiapkan komersialisasi teknologi tersebut. Lightbridge Corporation mengumumkan telah menerima Notice of Allowance dari USPTO untuk paten bahan bakar nuklir dengan teknologi spiral multi-lobus yang dipatenkan. Paten ini mencakup 16 klaim yang terkait dengan perangkat bahan bakar dan reaktor tekanan berat, khususnya desain tipe CANDU. Ini merupakan langkah penting untuk memperkuat portofolio kekayaan intelektual Lightbridge di bidang teknologi bahan bakar nuklir canggih.Desain bahan bakar terdiri dari elemen yang berbentuk spiral panjang dengan bahan uranium-zirkonium yang dikelilingi cladding pelindung dan rasio moderator terhadap bahan bakar diatur optimum, sekitar 2.4 atau kurang. Pengujian iradiasi bahan bakar ini sedang dilakukan di Advanced Test Reactor di Idaho National Laboratory, berfokus pada perubahan mikrostruktur dan konduktivitas termal selama operasi. Data ini merupakan persyaratan penting untuk validasi dan lisensi bahan bakar secara komersial.Selain untuk reaktor berat bertekanan besar, Lightbridge juga mengembangkan bahan bakar ini untuk Small Modular Reactors sebagai solusi energi rendah karbon yang dapat bekerja bersamaan dengan sumber energi terbarukan. Keberhasilan lisensi dan komersialisasi teknologi ini diharapkan membuka peluang pasar global, khususnya untuk armada reaktor CANDU, dan mendorong peningkatan keamanan serta efisiensi energi nuklir.