TLDR
Lightbridge Corporation telah memulai pengujian iradiasi untuk bahan bakar paduan uranium-zirconium yang diperkaya. Pengujian ini bertujuan untuk mengumpulkan data penting yang diperlukan untuk kualifikasi dan lisensi bahan bakar untuk penggunaan komersial. Kolaborasi dengan Idaho National Laboratory (INL) memberikan Platform untuk evaluasi material nuklir canggih dalam kondisi realistis. Lightbridge Corporation telah memulai pengujian iradiasi terhadap sampel bahan bakar paduan uranium dan zirkonium yang diperkaya, sebagai bagian dari program pengembangan bahan bakar nuklir mereka. Pengujian ini dilakukan di Advanced Test Reactor yang berada di Idaho National Laboratory, sebagai implementasi dari kerja sama yang mereka miliki.Tahap ini menandai transisi dari fase produksi ke pengujian kinerja aktif, dengan tujuan utama mengumpulkan data tentang bagaimana bahan bakar bereaksi terhadap kondisi iradiasi, khususnya dalam hal perubahan struktur mikro dan sifat termal yang memengaruhi performa bahan bakar selama penggunaan.Para ahli dan insinyur berharap dengan data tersebut bisa memenuhi syarat teknis yang dibutuhkan untuk proses kualifikasi bahan bakar dan nantinya sebagai persyaratan lisensi agar bahan bakar dapat digunakan secara komersial di reaktor air yang ada maupun reaktor generasi baru.Pengujian ini juga mencakup tahap pemeriksaan pasca-iradiasi, di mana sampel-sampel yang telah terpapar radiasi akan diperiksa untuk menilai bagaimana bahan tersebut bertahan selama proses pembakarannya, sehingga mendukung desain bahan bakar yang lebih baik dan aman.Keberhasilan dalam pengujian dan pengembangan ini merupakan langkah kunci bagi Lightbridge dalam mengkomersialkan teknologi bahan bakar terbaru dan berpotensi meningkatkan efisiensi serta keamanan pembangkit listrik tenaga nuklir di masa depan.