Peretasan Besar Pada Drift: Kerugian Miliaran Rupiah di Dunia Kripto DeFi
Finansial
Mata Uang Kripto
02 Apr 2026
219 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Drift mengalami serangan siber yang signifikan.
Kerugian dari insiden ini bisa mencapai ratusan juta dolar.
Perusahaan keamanan blockchain seperti CertiK dan Arkham terlibat dalam analisis insiden ini.
Perusahaan keuangan terdesentralisasi Drift mengumumkan penghentian sementara penarikan dan penyetoran setelah mengalami serangan keamanan aktif yang menyebabkan kerugian besar. Penyerang diduga berhasil mencuri dana dalam jumlah sangat besar dari platform tersebut.
Perusahaan keamanan blockchain CertiK memperkirakan dana yang dicuri sekitar 136 juta dolar AS, sementara Arkham menyebut angka 285 juta dolar AS. Jika benar, ini menjadi pencurian terbesar di dunia kripto tahun ini menurut situs pemantau Rekt leaderboard, meskipun pelaku belum diketahui.
Serangan ini meningkatkan kekhawatiran soal keamanan platform DeFi dan mendorong kebutuhan untuk memperketat pengawasan dan pengamanan dalam industri kripto. Selain itu, motif serangan ini bisa berhubungan dengan aktivitas kriminal negara seperti Korea Utara yang sebelumnya telah mencuri miliaran dolar dari kripto untuk mendanai program nuklirnya.
Analisis Ahli
Dr. Evan Johnson, pakar keamanan blockchain
Serangan terhadap Drift menegaskan bahwa tidak ada platform DeFi yang benar-benar kebal terhadap ancaman peretas. Perusahaan harus mengadopsi teknologi keamanan berlapis dan audit rutin agar dapat mempertahankan kepercayaan pengguna.
