Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Metode Plasma Gelombang Mikro Mempercepat Pemulihan Logam dan Grafit Baterai Lithium

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (24d ago) electronic-vehicles-and-batteries (24d ago)
26 Mar 2026
155 dibaca
1 menit
Metode Plasma Gelombang Mikro Mempercepat Pemulihan Logam dan Grafit Baterai Lithium

Rangkuman 15 Detik

Metode baru menggunakan plasma mikrowave dapat meningkatkan efisiensi pemulihan logam dari limbah baterai.
Grafit, komponen penting dari baterai, dapat dipulihkan dengan cara yang lebih baik melalui metode ini.
Daur ulang baterai lithium-ion sangat penting untuk mengatasi kekurangan pasokan dan risiko lingkungan.
Para peneliti di Rice University menciptakan metode baru menggunakan plasma gelombang mikro untuk mempretreatment material baterai bekas yang dikenal sebagai black mass selama 15 menit. Metode ini mengubah struktur senyawa logam sehingga lebih mudah diambil dengan asam sitrat ringan saja, memungkinkan pemulihan hampir 95 persen logam kritis, termasuk lithium. Proses ini menggantikan metode daur ulang konvensional yang intensif energi dan menggunakan bahan kimia keras. Selain logam, teknologi ini juga berhasil mengembalikan grafit yang rusak selama penggunaan baterai dengan kualitas bagus sehingga bisa dipakai lagi sebagai anoda dalam baterai baru. Ini sangat penting karena grafit merupakan komponen terbesar dalam baterai lithium-ion yang sulit didaur ulang. Teknologi ini sudah dipatenkan dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem daur ulang yang ada, menjanjikan peningkatan efisiensi dan pengurangan dampak lingkungan. Dengan biaya dan energi yang lebih rendah, metode ini berpotensi mengatasi kekurangan pasokan mineral kritis dan meningkatkan daur ulang baterai global.

Analisis Ahli

Pulickel Ajayan
Metode ini adalah terobosan besar karena menggabungkan efisiensi tinggi dengan penggunaan energi dan bahan kimia minimal, sehingga sangat berpotensi merevolusi proses daur ulang baterai.
Sohini Bhattacharyya
Pemulihan grafit dalam kualitas yang bisa digunakan kembali adalah pencapaian penting karena mengurangi kebutuhan grafit baru yang terbatas secara global dan dapat mendorong keberlanjutan industri baterai.