Panel Dinding Tahan Api dari Serbuk Gergaji dan Mineral Limbah Air yang Ramah Lingkungan
Sains
Iklim dan Lingkungan
22 Mar 2026
129 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Panel baru berbasis serbuk gergaji menawarkan solusi berkelanjutan untuk limbah industri.
Struvite memiliki sifat tahan api yang membuatnya cocok untuk aplikasi konstruksi.
Proses daur ulang panel ini mendukung praktik konstruksi sirkular dan ramah lingkungan.
Peneliti di ETH Zurich berhasil mengembangkan panel tahan api yang terbuat dari serbuk gergaji kayu yang dikombinasikan dengan mineral struvit dari limbah pengolahan air. Material baru ini menawarkan alternatif yang lebih berkelanjutan untuk konstruksi interior sekaligus mengurangi limbah industri kayu.
Struvit yang biasanya menyebabkan masalah di instalasi pengolahan air ternyata memiliki sifat unggul tahan api. Dengan bantuan enzim dari biji semangka untuk mengontrol pembentukan kristalnya, panel ini lebih kuat dari kayu spruce dan mampu menahan api lebih lama sambil membentuk lapisan pelindung.
Panel ini tidak hanya tahan api tetapi juga dapat didaur ulang melalui proses pemisahan mineral dan serbuk gergaji, menjadikannya solusi sirkular yang mengurangi limbah bangunan. Pengembangan lebih lanjut dan penurunan biaya mineral pengikat diharapkan membuka peluang komersial lebih luas.
Analisis Ahli
Ronny Kürsteiner
Teknologi ini menawarkan kombinasi unik antara kekuatan mekanik dan ketahanan api yang melampaui kayu tradisional, membuka peluang bagi aplikasi lebih luas di konstruksi interior.Profesor Kim van der Werf (Ahli Material Bangunan)
Penggunaan enzim dalam kontrol pembentukan kristal mineral dalam komposit ini merupakan terobosan besar yang bisa merevolusi cara kita memproduksi bahan bangunan dari limbah.

