Eskalasi Militer Iran dan Inflasi AS Guncang Harga Bitcoin dan Minyak Dunia
Finansial
Mata Uang Kripto
18 Mar 2026
24 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Ketegangan militer di Iran dapat mempengaruhi pasar global, termasuk harga bitcoin dan minyak.
Data inflasi yang lebih tinggi dari yang diperkirakan bisa menghambat harapan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve.
Pernyataan politik dari tokoh-tokoh seperti Donald Trump dapat mempengaruhi persepsi pasar terhadap risiko geopolitik.
Bitcoin turun ke 72.300 USD akibat ketegangan militer di Iran dan data inflasi AS yang lebih buruk. Presiden Trump mengeluarkan pernyataan keras terhadap Iran sebagai sponsor teror dan serangan terjadi pada fasilitas gas Iran. Data inflasi lebih tinggi yang diumumkan sebelum konflik memperburuk sentimen pasar aset berisiko.
Serangan militer termasuk pembunuhan pejabat intelijen Iran dan penggunaan bom bunker-buster oleh AS menyebabkan harga minyak mentah WTI naik dari 92 USD menjadi hampir 96 USD. Data PPI Februari AS menunjukkan kenaikan signifikan yang mengindikasikan tekanan inflasi berlanjut. Ketegangan ini memperberat prospek pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve.
Kombinasi risiko geopolitik dan inflasi menimbulkan volatilitas di pasar saham dan aset digital. Fokus kini beralih ke pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang akan menentukan arah kebijakan moneter selanjutnya. Trump juga menambah tekanan politik dengan mendesak pemangkasan suku bunga di tengah ketegangan ini.
Analisis Ahli
janet yellen
Ketegangan geopolitik dan inflasi yang berkelanjutan menciptakan tantangan besar bagi kebijakan moneter yang stabil. Kita harus mengawasi dengan ketat risiko inflasi yang disertai gangguan pasokan energi.nouriel roubini
Pasar saat ini mengalami risiko sistemik akibat eskalasi militer yang dapat memperburuk dinamika inflasi dan menyebabkan ketidakpastian yang lebih besar di pasar aset berisiko seperti kripto.

