
Courtesy of CoinDesk
Ketegangan Timur Tengah Picu Penurunan Bitcoin Setelah Harga Minyak Melonjak
Memberikan pemahaman tentang bagaimana ketegangan geopolitik dan kenaikan harga minyak mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin dan pasar kripto secara umum serta implikasi ekonomi mendekati pertemuan Federal Reserve.
12 Mar 2026, 11.56 WIB
176 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Harga Bitcoin sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, terutama di Timur Tengah.
- Ada pola berulang di mana berita baik mendukung kenaikan harga Bitcoin, tetapi berita buruk menekan kembali.
- Sentimen pasar crypto secara keseluruhan menunjukkan ketidakpastian dan permintaan yang negatif.
Iraq, Irak - Bitcoin mengalami penurunan signifikan setelah serangan kapal tanker minyak di perairan Irak yang mendorong harga minyak Brent kembali naik di atas 100 dolar per barel. Serangan ini terjadi meski sebelumnya pasar sempat optimistis terhadap rencana cadangan minyak oleh IEA. Lonjakan harga minyak ini membawa kembali ketidakpastian dan risiko di pasar keuangan, terutama di sektor kripto.
Harga Bitcoin berada pada kisaran 69.393 dolar AS dengan penurunan mingguan 4,3%, sementara Ethereum dan altcoin utama lainnya juga mengikuti tren menurun. Indeks MSCI Asia Pasifik melemah, menunjukkan adanya pelarian dari aset berisiko kecuali energi yang menguat. Permintaan Bitcoin tetap negatif dengan data on-chain yang menunjukkan penjualan besar-besaran saat harga naik, menandakan sentimen bearish mendominasi pasar.
Kondisi geopolitik yang belum stabil dan harga minyak yang tinggi akan menyulitkan pergerakan positif pasar kripto hingga ada kepastian terkait durasi konflik dan keputusan Federal Reserve terkait suku bunga. Hal ini memperkuat pandangan stagflasi yang akan membuat prospek pemotongan suku bunga lebih jauh menjadi kurang realistis dalam waktu dekat.
Referensi:
[1] https://www.coindesk.com/markets/2026/03/12/bitcoin-slips-below-usd69-500-as-tanker-attacks-send-oil-back-above-usd100
[1] https://www.coindesk.com/markets/2026/03/12/bitcoin-slips-below-usd69-500-as-tanker-attacks-send-oil-back-above-usd100
Analisis Ahli
nouriel Roubini
"Ketidakstabilan geopolitik akan terus menekan pasar modal dan mendorong inflasi lebih jauh, sehingga kripto akan tetap sulit tampil sebagai aset safe haven."
planB
"Data on-chain yang menunjukkan supply negatif memperkuat pandangan bahwa Bitcoin masih berada di zona bearish meski ada sentimen optimis dari headline positif."
Analisis Kami
"Pasar Bitcoin kini semakin rentan terhadap gejolak geopolitik yang berdampak langsung pada harga energi, menunjukkan keterkaitan kuat antara isu makroekonomi dan aset kripto. Meski potensi kenaikan jangka panjang ada, ketidakpastian regional dan kebijakan moneter membuat reli berulang kali gagal bertahan, menandakan fase konsolidasi yang melelahkan bagi investor."
Prediksi Kami
Ketegangan geopolitik yang berlanjut dan harga minyak yang tetap tinggi kemungkinan akan menahan pemulihan signifikan pasar kripto dan memperpanjang tekanan terhadap sentimen investor hingga klarifikasi lebih lanjut dari Federal Reserve.





