
Courtesy of InterestingEngineering
Anduril Kembangkan Kapal Selam Otonom Besar untuk Perkuat Pertahanan Laut AS
Mengembangkan dan menguji kendaraan bawah laut otonom ekstra besar untuk memperkuat kemampuan Angkatan Laut AS dalam operasi maritim yang kompleks dan berisiko, sekaligus mendukung interoperabilitas dengan sekutu dan strategi bertahan jangka panjang.
13 Mar 2026, 07.13 WIB
65 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Anduril berkontribusi pada inovasi dalam perang bawah laut dengan sistem otonom seperti Dive-XL.
- Program CAMP bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Angkatan Laut AS dalam operasi maritim yang kompleks.
- Strategi Hedge mendorong penggunaan sistem otonom untuk meningkatkan interoperabilitas antara angkatan laut AS dan sekutunya.
Quonset Point, Amerika Serikat - Anduril dipilih oleh U.S. Navy dan Defense Innovation Unit untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan kendaraan bawah laut otonom ekstra besar bernama Dive-XL melalui program Combat Autonomous Maritime Platform Project. Prototipe ini bertujuan untuk operasi jarak jauh dalam kondisi maritim yang penuh tekanan dan berbahaya.
Dive-XL telah diuji secara operasional dengan jarak tempuh lebih dari 42.355 kilometer dan 6.752 jam misi. Anduril memiliki fasilitas manufaktur di Amerika Serikat dan Australia yang mampu memproduksi puluhan unit tahunan dan sudah bekerja sama dengan Angkatan Laut Australia dalam program serupa Ghost Shark.
Implementasi kendaraan bawah laut otonom ini mendukung strategi militer AS yang mengedepankan interoperabilitas dengan sekutu, meningkatkan pengawasan laut, dan memperkuat daya tangkal di wilayah sengketa. Keberhasilan program ini membuka jalan bagi penggunaan sistem robotik bawah laut secara massal di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.interestingengineering.com/military/anduril-dive-xl-us-navy-camp-program
[1] https://www.interestingengineering.com/military/anduril-dive-xl-us-navy-camp-program
Analisis Ahli
Andrew Nuss
"Program ini mempercepat integrasi sistem otonom dalam strategi pertahanan multi-nasional dan membuka peluang luar biasa untuk interoperabilitas antar aliansi."
Shane Arnott
"Dive-XL mendukung operasi fleksibel yang kritikal untuk kekuatan bawah laut masa depan, menggabungkan kemampuan muatan besar dan jangkauan jauh untuk proyeksi kekuatan."
Adm. Daryl Caudle
"Strategi hedge force fokus pada robotik dan sistem otonom sebagai kunci untuk mempertahankan keunggulan maritim dalam lingkungan persaingan tinggi."
Analisis Kami
"Pengembangan Dive-XL menunjukkan kemajuan signifikan dalam automasi sistem militer bawah laut yang dapat mengubah paradigma pertahanan laut global. Kecepatan produksi dan kemampuan interoperabilitas dengan sekutu menandakan era baru kolaborasi teknologi militer yang lebih terintegrasi dan adaptif di tengah ancaman kontemporer."
Prediksi Kami
Dalam beberapa tahun ke depan, penggunaan kendaraan bawah laut otonom besar seperti Dive-XL akan menjadi standar operasi Angkatan Laut AS dan sekutunya, memungkinkan pengawasan maritim yang lebih luas dan penguatan daya tangkal di kawasan yang rawan konflik.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa itu Dive-XL?A
Dive-XL adalah prototipe kendaraan bawah laut otonom ekstra besar yang dikembangkan oleh Anduril.Q
Apa tujuan dari program CAMP?A
Tujuan dari program CAMP adalah untuk cepat memprototipe dan menerapkan kendaraan bawah laut otonom yang dapat beroperasi dalam lingkungan maritim yang diperebutkan.Q
Siapa yang memilih Anduril untuk proyek ini?A
Anduril dipilih oleh Unit Inovasi Pertahanan melalui proses Commercial Solutions Opening setelah demonstrasi yang berhasil.Q
Apa yang dimaksud dengan strategi Hedge dalam konteks Angkatan Laut?A
Strategi Hedge mengacu pada penggunaan sistem otonom dan robotik untuk meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan angkatan laut dengan sekutu.Q
Bagaimana kendaraan bawah laut otonom dapat mengubah operasi angkatan laut?A
Kendaraan bawah laut otonom memungkinkan angkatan laut untuk beroperasi secara persisten dan memperluas jangkauan mereka di area maritim yang luas.



