Royal Navy Uji Kapal Selam Tanpa Awak Excalibur Jarak 10.000 Mil
Teknologi
Robotika
18 Agt 2025
68 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Excalibur menunjukkan kemajuan dalam integrasi sistem tanpa awak ke dalam operasi angkatan laut.
Latihan ini menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi pertahanan.
Pengembangan Excalibur mencerminkan peningkatan kemampuan bawah laut di kalangan kekuatan besar.
Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) berhasil menguji komunikasi jarak jauh dengan kapal selam tanpa awak bernama Excalibur yang tak berawak dan berukuran ekstra besar. Uji coba ini dilakukan selama latihan militer dalam kemitraan keamanan AUKUS dengan melibatkan Inggris dan Australia.
Excalibur dikendalikan dari jarak lebih dari 10.0.00 km (000 mil) di pusat operasi di Australia sementara kapal tersebut berada di perairan dekat pangkalan utamanya di Plymouth, Inggris. Ini adalah kali pertama kapal selam tanpa awak antara Inggris dan Australia bisa digunakan bersama sebagai satu kekuatan tempur terpadu.
Kapal selam tanpa awak ini memiliki panjang 39 kaki, lebar 6,5 kaki, serta mampu menjelajah hingga 1.0.00 km (000 mil) dan menyelam lebih dalam dari kapal selam berawak milik Royal Navy. Meski tidak dirancang untuk misi tempur langsung, Excalibur menjadi platform penting untuk mengembangkan taktik dan teknologi sistem tanpa awak.
Selain uji coba teknologi kapal selam tanpa awak, AUKUS juga memperluas kolaborasi dengan Jepang untuk meningkatkan komunikasi akustik bawah laut. Proyek ini merupakan bagian dari upaya bersama di bidang kecerdasan buatan dan sistem otonom untuk memperkuat pertahanan maritim.
Keberhasilan uji coba Excalibur menandakan langkah maju bagi Inggris untuk memasuki era kapal selam masa depan yang menggabungkan kemampuan awak manusia dan teknologi otonom, di mana kapal tanpa awak dapat beroperasi sebagai pengintai, perangkat penyusup, atau elemen pendukung dalam situasi berbahaya.
Analisis Ahli
Rear Admiral James Parkin
Excalibur adalah kunci pengalaman yang vital untuk memahami tantangan operasi bawah air yang melibatkan sistem otonom dan akan memajukan kesiapan angkatan laut dalam era teknologi canggih.Commodore Marcus Rose
Pengujian ini sangat mempercepat pemahaman kita tentang pengoperasian kapal selam tanpa awak besar dan mempersiapkan integrasi kekuatan campuran yang melibatkan sistem otonom.
