Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Angkatan Laut AS Kembangkan Robot Selam Raksasa Untuk Misi Jauh

Teknologi
Robotika
InterestingEngineering InterestingEngineering
26 Jun 2025
71 dibaca
2 menit
Angkatan Laut AS Kembangkan Robot Selam Raksasa Untuk Misi Jauh

Rangkuman 15 Detik

Program OEX bertujuan untuk mempercepat investasi dalam teknologi bawah laut otonom untuk meningkatkan kemampuan operasi Angkatan Laut AS.
Pengembangan kendaraan bawah laut seperti LDUUV dan XLUUV menunjukkan upaya untuk meningkatkan jangkauan dan daya tahan dalam operasi maritim.
Pengujian program Manta Ray menunjukkan kemajuan dalam teknologi kendaraan bawah laut dengan fokus pada transportasi modular dan ketahanan energi.
Angkatan Laut Amerika Serikat sedang mempercepat pengembangan kapal selam robotik otonom berukuran sangat besar yang dikenal dengan nama Ocean Explorer (OEX). Kapal selam ini dirancang untuk menjalankan misi yang memerlukan jangkauan luas dan daya tahan lama di bawah laut, dengan kemampuan membawa berbagai muatan modular sesuai kebutuhan misi. Program OEX dikelola oleh Office of Naval Research dan mengajak industri untuk mengajukan proposal lengkap termasuk estimasi biaya dan rencana prototipe. Fokus utama program ini adalah menguji kelayakan teknis dan performa OEX dalam berbagai konfigurasi misi dan mempersiapkan infrastruktur logistik untuk operasi tingkat skuadron. Selain OEX, ada beberapa program penting lain yang juga mengembangkan kendaraan bawah laut otonom. Contohnya adalah LDUUV yang fokus pada pengiriman sensor dan muatan tanpa bantuan kapal induk, dan XLUUV Orca dari Boeing yang merupakan kapal selam hibrida untuk interdiksi dan pengintaian. DARPA juga berperan dengan program Manta Ray yang telah melakukan uji coba pertama di laut California. Manta Ray menawarkan kemampuan perakitan modular di lapangan dan meneliti sistem energi canggih untuk meningkatkan kemandirian operasional kendaraan bawah laut ini. Keseluruhan program ini menandai pergeseran strategis Angkatan Laut AS ke penggunaan sistem bawah laut otonom yang dapat bertahan lama dan beroperasi secara mandiri, memperkuat posisi mereka di wilayah maritim yang penuh persaingan seperti Indo-Pasifik.