Bitcoin Tahan di Atas 70 Ribu Saat Ketegangan Hormuz Picu Volatilitas Pasar
Courtesy of CoinDesk

Bitcoin Tahan di Atas 70 Ribu Saat Ketegangan Hormuz Picu Volatilitas Pasar

Menganalisis ketahanan bitcoin sebagai aset safe-haven di tengah ketidakpastian geopolitik dan volatilitas pasar keuangan global yang diasosiasikan dengan krisis di Selat Hormuz dan gejolak harga minyak.

12 Mar 2026, 22.41 WIB
167 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Bitcoin menunjukkan ketahanan meskipun ada ketidakpastian pasar yang lebih luas.
  • Harga minyak menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar keuangan dan aset kripto.
  • Institusi semakin tertarik pada infrastruktur dan aplikasi finansial yang terkait dengan bitcoin.
Selat Hormuz, Timur Tengah - Ketegangan geopolitik yang meningkat di Selat Hormuz menyebabkan lonjakan harga minyak lebih dari 10%, mendekati 100 dolar per barel. Senator dan pemimpin Iran mengeluarkan ancaman serius terkait pengendalian jalur tersebut sehingga memicu kekhawatiran pelaku pasar global. Akibatnya pasar saham utama jatuh tajam, dengan indeks Nasdaq turun 1,6% dan S&P 500 turun 1,2%.
Sektor keuangan menjadi sorotan dengan penurunan tajam saham perusahaan besar seperti Morgan Stanley, JPMorgan, Citigroup, dan Wells Fargo. Morgan Stanley bahkan membatasi penarikan dana pada salah satu fund switanya senilai 8 miliar dolar. Di tengah kecemasan kredit swasta, bitcoin justru tetap stabil di atas 70.000 dolar, memperlihatkan ketahanan yang tidak dimiliki oleh aset risiko lain.
Investor institusional mulai menaruh perhatian pada utilitas keuangan bitcoin lewat aplikasi berbasis blockchain yang memungkinkan penggunaan bitcoin dalam kehidupan sehari-hari. Pergerakan ini menunjukkan dorongan pergeseran persepsi bitcoin dari aset spekulatif menuju aset yang memiliki fungsi lebih luas di sektor keuangan. Jika kondisi geopolitik tetap tegang, bitcoin bisa semakin diperhitungkan sebagai safe-haven di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.coindesk.com/markets/2026/03/12/bitcoin-holds-usd70-000-level-as-surging-oil-prices-and-credit-issues-have-stocks-tumbling

Analisis Ahli

James Butterfill
"Dominan variabel harga aset global saat ini adalah minyak dan krisis geopolitik yang menyertainya, bukan kondisi pasar tenaga kerja seperti biasanya."
Dom Harz
"Institusi kini menginginkan infrastruktur dan aplikasi keuangan berbasis bitcoin yang dapat memperluas kegunaan bitcoin lebih dari sekadar aset spekulatif."

Analisis Kami

"Bitcoin menunjukkan karakteristik semakin mirip aset safe-haven berkat ketahanannya saat pasar utama mengalami tekanan, namun ini masih didorong oleh ketidakseimbangan pasar minyak dan geopolitik yang belum pasti. Jika ketegangan di Timur Tengah berlanjut tanpa solusi cepat, permintaan terhadap bitcoin bisa semakin meningkat sebagai alat lindung nilai alternatif."

Prediksi Kami

Ketegangan geopolitik yang terus berlanjut dan lonjakan harga minyak diperkirakan akan meningkatkan volatilitas pasar keuangan global dan mendorong semakin banyak investor untuk melihat bitcoin sebagai aset pelindung nilai meskipun risiko ketidakpastian tetap tinggi.