TLDR
Serat aktuator lunak dapat memfasilitasi pengembangan robot lunak dan perangkat wearable yang lebih aman. Penggunaan poliuretan termoplastik memungkinkan serat ini untuk memiliki fleksibilitas tinggi. Serat aktuator menawarkan gerakan tiga dimensi yang sulit dicapai dengan sistem planar konvensional. Para peneliti dari Tohoku University dan kolaborator Prancis berhasil menciptakan aktuator serat yang sangat tipis dan lembut dengan kemampuan gerak tiga dimensi saat dialiri listrik. Teknologi ini menggunakan metode thermal drawing yang diadaptasi dari pembuatan serat optik untuk menghasilkan serat seukuran rambut manusia yang fleksibel.Bahan utama aktuator adalah poliuretan termoplastik, yang berperan sebagai elastomer dielektrik, memungkinkan serat untuk membengkok, memendek, dan melakukan gerakan kompleks dalam bentuk 3D dengan tegangan listrik sekitar 2,4 MV/m. Bentuknya yang menyerupai benang memungkinkan integrasi ke dalam tekstil atau struktur yang fleksibel.Pengembangan ini menawarkan solusi atas keterbatasan aktuator konvensional yang kaku dan sulit dikendalikan serta memungkinkan penerapan praktis di wearable dan robot lunak yang bersentuhan langsung dengan tubuh manusia. Teknologi ini diprediksi akan mendukung kemajuan perangkat asistif dan robotik yang lebih human-friendly.
Penggunaan poliuretan termoplastik sebagai bahan aktuator memberikan loncatan signifikan dalam menghadirkan sistem yang tidak hanya tipis dan lembut tetapi juga dapat menghasilkan variasi gerak yang sebelumnya sulit dilakukan dengan material logam. Ini membuka peluang besar bagi inovasi dalam robotika lunak dan perangkat medis yang memerlukan interaksi dekat dan aman bagi pengguna.