
Courtesy of CoinDesk
Bullish Naik ke Peringkat Tiga Bursa Kripto Besar di Tengah Perlambatan Pasar
Melaporkan kenaikan posisi Bullish sebagai salah satu bursa kripto terbesar berdasarkan volume perdagangan spot di tengah perlambatan aktivitas perdagangan kripto secara keseluruhan, dan menyoroti perubahan dinamika persaingan di industri bursa kripto.
12 Mar 2026, 03.33 WIB
213 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Bullish mencatat lonjakan signifikan dalam volume perdagangan yang membuatnya mengalahkan Coinbase.
- Meskipun volume perdagangan secara keseluruhan menurun, Bullish berhasil meningkatkan pangsa pasarnya.
- Perubahan dinamika di antara bursa terpusat menunjukkan persaingan yang semakin ketat di industri kripto.
New York, Amerika Serikat - Bullish berhasil menempati posisi tiga besar bursa kripto sentralisasi dengan volume perdagangan spot terbesar untuk pertama kali pada Februari. Volume perdagangan spot Bullish mencapai 76 miliar USD, naik 62,6% dibanding bulan sebelumnya. Hal ini menggeser Coinbase dari posisi ketiga dan menunjukkan perubahan dalam pesaing utama di pasar bursa kripto.
Meskipun volume perdagangan spot dan derivatif di seluruh bursa sentralisasi menurun menjadi 5,61 triliun USD pada Februari, Bullish justru mengalami peningkatan pangsa pasar spot menjadi 5,06%. Binance masih memimpin dengan 22% pangsa pasar tapi mengalami penurunan dominasi terendah sejak Oktober 2020. Penurunan volatilitas bitcoin membatasi aktivitas spekulatif yang biasanya mendongkrak volume perdagangan.
Pencapaian Bullish menunjukkan bahwa lanskap bursa kripto semakin kompetitif dengan fokus pada likuiditas, insentif perdagangan, dan produk baru untuk menarik trader institusional. Persaingan seperti ini memungkinkan distribusi volume perdagangan yang lebih merata dan potensi inovasi yang meningkat di sektor bursa kripto. Hal ini dapat memengaruhi strategi pemain besar dan perkembangan pasar di masa depan.
Referensi:
[1] https://www.coindesk.com/markets/2026/03/11/crypto-platform-bullish-climbs-past-coinbase-to-become-third-largest-crypto-exchange-by-spot-volume
[1] https://www.coindesk.com/markets/2026/03/11/crypto-platform-bullish-climbs-past-coinbase-to-become-third-largest-crypto-exchange-by-spot-volume
Analisis Ahli
Brian Armstrong
"Posisi Bullish yang naik menandakan bahwa inovasi dalam fitur dan likuiditas bursa kripto sangat penting untuk mempertahankan daya saing di pasar volatilitas rendah."
Changpeng Zhao
"Dominasi Binance mungkin menurun, tapi mereka masih memegang kontrol besar terhadap pasar berkat ekosistem luas yang mereka bangun, sehingga pesaing harus fokus pada diferensiasi produk untuk bertahan."
Analisis Kami
"Bullish berhasil memanfaatkan momentum pasar dengan meningkatkan volume spot secara signifikan meski pasar secara umum lesu, menunjukkan strategi yang efektif dalam menarik trader institusional. Namun, tetap perlu diperhatikan apakah tren ini bisa berkelanjutan di tengah perlambatan pasar dan dominasi Binance yang masih kuat meski mulai terkikis."
Prediksi Kami
Persaingan antar bursa kripto sentralisasi akan semakin sengit dengan Bullish dan pemain lain berfokus pada inovasi produk dan insentif perdagangan untuk menarik lebih banyak institusi dan trader di tengah volatilitas pasar yang rendah.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang menjadi pencapaian Bullish pada bulan Februari?A
Bullish berhasil masuk ke peringkat ketiga bursa terpusat berdasarkan volume perdagangan spot.Q
Bagaimana volume perdagangan Bullish dibandingkan dengan Coinbase?A
Volume perdagangan Bullish meningkat menjadi $76 miliar, mengalahkan Coinbase yang memiliki pangsa pasar 4,59%.Q
Apa yang menyebabkan penurunan aktivitas perdagangan di bursa terpusat?A
Penurunan aktivitas perdagangan disebabkan oleh volatilitas yang rendah di pasar kripto, khususnya Bitcoin.Q
Siapa yang tetap menjadi bursa kripto terdepan menurut volume perdagangan?A
Binance tetap menjadi bursa terdepan dengan volume perdagangan spot sebesar $331 miliar.Q
Apa strategi yang digunakan oleh bursa untuk menarik trader dalam kondisi pasar yang lambat?A
Bursa-bursa bersaing dalam hal likuiditas, insentif perdagangan, dan penawaran produk baru untuk menarik trader.