Bullish Resmi Masuk Pasar AS dengan Lisensi BitLicense dan Biaya Nol Maker
Finansial
Mata Uang Kripto
02 Okt 2025
226 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bullish telah resmi meluncurkan operasi di AS dengan mendapatkan BitLicense dari New York.
Platform ini menargetkan klien institusi dengan biaya pembuat nol dan alat likuiditas yang dalam.
Meskipun peluncurannya, saham Bullish mengalami penurunan tetapi tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak IPO.
Bullish, sebuah platform perdagangan kripto, telah resmi meluncurkan operasi di 20 negara bagian Amerika Serikat setelah mendapatkan BitLicense dan lisensi transmisi uang dari regulator New York. Ini merupakan tonggak penting bagi Bullish yang sejak debutnya pada akhir 2021 telah memproses volume perdagangan global lebih dari 1,5 triliun USD.
Platform ini fokus melayani klien institusional dengan menawarkan biaya maker nol dan alat likuiditas yang mendalam. Beberapa pasar utama yang sudah dibuka termasuk New York, California, Florida, Arizona, dan Washington D.C., dengan tujuan onboarding hedge fund, market maker, dan fintech lainnya.
Di hari pertama peluncuran AS, Bullish memfasilitasi perdagangan spot untuk klien institusional seperti BitGo dan Nonco. Strategi platform menggabungkan order book terpusat dan pembuat pasar otomatis untuk menjaga eksekusi stabil dan likuiditas tinggi.
Bullish menjadi perusahaan AS pertama yang mengumpulkan lebih dari 1 miliar USD sepenuhnya dalam stablecoin saat IPO mereka di NYSE pada Agustus, yang menunjukkan kepercayaan investor besar seperti Peter Thiel. Selain itu, Bullish juga telah memperluas jangkauan internasionalnya di wilayah Eropa dan Asia.
Meskipun saham Bullish turun 4,4% pada hari pengumuman, nilainya tetap meningkat lebih dari 60% sejak IPO. Ekspansi ini diperkirakan akan lebih memperkuat posisi Bullish dalam industri kripto, khususnya di kalangan trader institusional yang mencari kombinasi regulasi dan teknologi handal.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Bullish's move to target institutional clients through regulatory compliance is crucial for mainstream crypto adoption; this balances innovation with legal grounding.Laura Shin
The combination of stablecoin fundraising and strong regulatory licensing signals a new era for crypto exchanges focusing on professional trading standards.