Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Air Tertua di Dunia Berusia 1,5 Miliar Tahun di Kanada

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (24d ago) climate-and-environment (24d ago)
05 Mar 2026
129 dibaca
1 menit
Penemuan Air Tertua di Dunia Berusia 1,5 Miliar Tahun di Kanada

Rangkuman 15 Detik

Air tertua di dunia ditemukan di Ontario dan diperkirakan berusia 1,5 miliar tahun.
Air tersebut terisolasi dari siklus air modern dan tidak memiliki komponen modern.
Meskipun air tersebut memiliki rasa pahit dan asin, tidak disarankan untuk meminumnya.
Para peneliti dari Universitas Toronto menemukan air tertua di dunia di Ontario, Kanada. Air ini diperkirakan berusia sekitar 1,5 miliar tahun dan terisolasi dari siklus air modern. Penemuan ini dilakukan dengan menggunakan isotop gas mulia seperti Xenon sebagai penanda usia. Penelitian menggunakan sifat inert dari gas mulia untuk memastikan bahwa air tersebut tidak mengandung komponen modern. Air tersebut juga mengandung gas dari batuan dan sedimen yang berusia lebih dari 2,6 miliar tahun. Ini menunjukkan bahwa air tersebut bisa jadi lebih tua dari perkiraan awal. Air tersebut tidak layak konsumsi karena rasanya yang pahit dan asin serta tidak mengandung oksigen atau kehidupan. Penemuan ini penting karena memberikan gambaran tentang kondisi atmosfer purba dan proses geologi yang terjadi miliaran tahun lalu. Penelitian lebih lanjut dapat membuka wawasan baru mengenai sejarah Bumi dan potensi lingkungan ekstrem lainnya.

Analisis Ahli

Barbara Sherwood Lollar
Penggunaan isotop gas mulia sebagai penanda untuk menentukan usia air adalah pendekatan revolusioner yang memastikan validitas data tanpa kontaminasi modern. Ini membuka peluang baru dalam pemahaman siklus air bawah tanah dan sejarah atmosfer Bumi.