Neuron Hidup Bermain Doom: Lompatan Besar Komputasi Biologis dari Pong ke Game 3D
Sains
Neurosains and Psikologi
03 Mar 2026
58 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Cortical Labs telah mencapai kemajuan signifikan dalam 'programming biologi' dengan neuron yang dapat bermain Doom.
Neuron yang dilatih untuk bermain Doom menunjukkan kemampuan belajar yang lebih cepat dibandingkan dengan AI berbasis silikon.
Keberhasilan dalam eksperimen ini dapat membuka jalan untuk aplikasi praktis dalam kontrol robotik dan komputasi kompleks.
Cortical Labs berhasil memprogram 200.000 neuron manusia hidup untuk bermain game Doom menggunakan chip komputasi biologis. Ini merupakan kemajuan dari eksperimen sebelumnya yang hanya melatih neuron untuk bermain game dua dimensi seperti Pong. Dengan menggunakan sistem CL-1, sinyal digital diubah menjadi sinyal biologis agar neuron dapat memproses dan mengendalikan permainan secara real-time.
Pengembangan ini melibatkan penerjemahan data visual kompleks Doom menjadi pola listrik yang dapat dipahami oleh neuron tanpa indera penglihatan. Seorang pengembang bernama Sean Cole menyelesaikan tantangan teknis tersebut dengan mengembangkan interface berbasis Python dalam waktu hanya satu minggu. Neuron dapat menavigasi, menarget musuh, dan menembak secara mandiri walaupun masih belum setara dengan pemain manusia.
Penelitian ini menandai kemajuan signifikan dalam komputasi biologis dan membuka peluang pada aplikasi praktis seperti pengendalian lengan robotik dan sistem komputasi yang hemat energi dan mampu mengolah data real-time kompleks. Keberhasilan ini juga memperkuat posisi game Doom sebagai benchmark universal bagi pengujian platform teknologi baru.
Analisis Ahli
Brett Kagan
Demonstrasi pembelajaran langsung yang adaptif pada neuron biologis menunjukkan potensi nyata dalam pengembangan sistem komputasi hibrida yang dapat melakukan tugas kompleks secara real-time.
