Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Presiden Trump Larang Penggunaan Produk Anthropic Di Pemerintah Federal AS

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
28 Feb 2026
1064 dibaca
2 menit
Presiden Trump Larang Penggunaan Produk Anthropic Di Pemerintah Federal AS

TLDR

Presiden Trump menghentikan kerjasama dengan Anthropic setelah sengketa dengan Departemen Pertahanan.
Anthropic menolak untuk mengizinkan penggunaan teknologi untuk pengawasan dan senjata otonom.
Sekretaris Pertahanan menetapkan Anthropic sebagai risiko bagi rantai pasokan nasional.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan perintah agar seluruh lembaga pemerintah menghentikan pemakaian produk dari perusahaan AI bernama Anthropic. Perintah ini berlaku dengan masa transisi enam bulan bagi pihak yang masih menggunakan produk tersebut. Trump menegaskan bahwa Anthropic tidak lagi diterima sebagai kontraktor pemerintah federal.Selanjutnya, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menguatkan perintah ini dengan menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan yang mengancam keamanan nasional. Hegseth melarang kontraktor atau mitra militer untuk berhubungan secara komersial dengan Anthropic mulai saat itu juga.Perselisihan utama antara Anthropic dan Departemen Pertahanan terkait dengan ketidaksetujuan Anthropic yang menolak menggunakan AI mereka untuk pengawasan massal domestik dan pembuatan senjata otonom penuh. Departemen Pertahanan menganggap kedua pembatasan ini terlalu ketat dan menghambat.CEO Anthropic, Dario Amodei, secara publik menegaskan komitmen mereka untuk menjaga dua pembatasan utama tersebut demi etika dan keamanan. Amodei juga menyiapkan rencana transisi agar proses penggantian Anthropic dengan penyedia lain tidak mengganggu kegiatan militer dan operasi penting.Keputusan ini mencerminkan konflik nilai antara kemajuan teknologi AI dan kebutuhan kontrol keamanan nasional. Di masa depan, perusahaan teknologi kemungkinan harus menyeimbangkan inovasi dengan regulasi dan tuntutan keamanan yang ketat agar tetap bisa berkontribusi pada sektor pemerintah dan militer.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.