
Courtesy of TheVerge
Konflik Antara Anthropic dan Pentagon soal Penggunaan AI di Militer dan Etika
Menginformasikan ketegangan antara perusahaan AI dan Pentagon terkait penggunaan model AI dalam konteks militer serta masalah etika dan pengawasan yang muncul dari persyaratan kontrak baru.
27 Feb 2026, 23.18 WIB
229 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Anthropic berpegang pada prinsip etika meskipun menghadapi tekanan dari Pentagon.
- Syarat baru yang diajukan oleh Pentagon dapat mengubah cara penggunaan teknologi AI untuk tujuan militer.
- Negosiasi antara perusahaan AI dan pemerintah mencerminkan tantangan dalam pengaturan penggunaan teknologi canggih.
Washington DC, Amerika Serikat - Anthropic, perusahaan AI, saat ini berselisih dengan Pentagon karena menolak permintaan militer yang meminta mereka melonggarkan pembatasan pada model AI mereka. Permintaan tersebut mencakup penggunaan AI dalam pengawasan massal dan senjata otonom yang sangat mematikan. Permintaan ini dianggap sebagai pelanggaran etika besar oleh Anthropic.
Pentagon melalui CTO Emil Michael memberi tekanan kepada Anthropic dengan ancaman menempatkan mereka dalam daftar risiko rantai pasokan, yang biasanya diberikan kepada ancaman keamanan nasional. Label ini bisa membatasi kemampuan Anthropic untuk bekerja sama dengan pemerintah dan militer di masa mendatang.
Sementara itu, perusahaan pesaing Anthropic seperti OpenAI dan xAI sudah menerima persyaratan baru yang diajukan Pentagon dan setuju untuk melonggarkan pembatasan. Hal ini menempatkan Anthropic dalam posisi tersudut karena mereka tetap berpegang pada prinsip moral mereka yang mengutamakan keamanan dan privasi.
CEO Anthropic, Dario Amodei, menegaskan bahwa tekanan dan ancaman tidak akan mengubah keputusan perusahaan untuk tidak memenuhi permintaan militer tersebut. Pernyataan ini menegaskan bahwa Anthropic mengambil sikap tegas terkait tanggung jawab sosial dan etika dalam pengembangan AI.
Konflik ini menandai ketegangan yang sedang berlangsung antara pengembangan teknologi AI yang cepat dan prasarat kontrol etis serta regulasi pemerintah. Keputusan Anthropic berpotensi membuka perdebatan luas tentang batas-batas penggunaan AI dalam konteks militer di masa depan.
Referensi:
[1] https://theverge.com/ai-artificial-intelligence/886082/ai-vs-the-pentagon-killer-robots-mass-surveillance-and-red-lines
[1] https://theverge.com/ai-artificial-intelligence/886082/ai-vs-the-pentagon-killer-robots-mass-surveillance-and-red-lines
Analisis Ahli
Stuart Russell
"Keberanian Anthropic menentang tekanan militer menandai langkah penting dalam memastikan AI berkembang secara etis, tapi risiko kehilangan kontrak besar juga nyata."
Kate Crawford
"Kasus ini menampilkan ketegangan fundamental antara teknologi yang kuat dan kebijakan pemerintahan yang belum cukup adaptif untuk mengatur AI secara bertanggung jawab."
Analisis Kami
"Keputusan Anthropic untuk mempertahankan batasan etika pada teknologi AI menunjukkan bahwa perusahaan teknologi dapat menjadi penyeimbang penting dalam pengembangan dan penggunaan AI militer. Namun, sikap keras Pentagon juga menyoroti konflik antara kebutuhan keamanan nasional dan tanggung jawab moral perusahaan teknologi yang sulit dipecahkan."
Prediksi Kami
Pertentangan ini bisa menyebabkan pembatasan akses Anthropic terhadap proyek-proyek pemerintah dan mendorong debat lebih luas tentang kontrol etika AI dalam penggunaan militer di masa depan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang terjadi antara Anthropic dan Pentagon?A
Anthropic sedang bernegosiasi dengan Pentagon mengenai syarat baru kontrak militer yang mengharuskan mereka untuk melonggarkan batasan pada model AI mereka.Q
Mengapa Anthropic menolak syarat baru dari Pentagon?A
Anthropic menolak syarat baru dari Pentagon karena mereka tidak ingin model AI mereka digunakan untuk pengawasan massal atau senjata otonom.Q
Siapa Dario Amodei dan apa posisinya?A
Dario Amodei adalah CEO Anthropic yang menegaskan bahwa perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan Pentagon dengan mempertaruhkan prinsip etika.Q
Apa ancaman yang diberikan oleh Emil Michael kepada Anthropic?A
Emil Michael, CTO Pentagon, mengancam untuk memberikan label 'risiko rantai pasokan' kepada Anthropic jika mereka tidak mematuhi syarat baru.Q
Bagaimana respons OpenAI dan xAI terhadap syarat kontrak militer?A
OpenAI dan xAI dilaporkan telah setuju dengan syarat baru tersebut, berbeda dengan sikap Anthropic.




