Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Otak Tidak Bisa Multitasking: Memahami Dampak Attention Residue

Sains
Neurosains and Psikologi
News Publisher
27 Feb 2026
4398 dibaca
2 menit
Mengapa Otak Tidak Bisa Multitasking: Memahami Dampak Attention Residue

TLDR

Residu perhatian dapat mengurangi produktivitas dan meningkatkan kelelahan mental.
Pentingnya disengagement psikologis dari tugas yang belum selesai untuk meningkatkan kinerja.
Menggunakan strategi seperti mindfulness dapat membantu mengurangi residu perhatian dan meningkatkan fokus.
Budaya kerja masa kini sangat menekan kita untuk melakukan multitasking, seperti mengerjakan email saat rapat dan berpindah antar tugas dengan cepat. Namun, secara ilmiah otak manusia tidak bisa benar-benar melakukan multitasking, melainkan hanya beralih fokus dari satu tugas ke tugas lain.Ketika kita beralih tugas, sisa perhatian atau "attention residue" dari tugas sebelumnya masih aktif dalam pikiran kita, membuat kita sulit berkonsentrasi dan menurunkan kecepatan serta akurasi berpikir. Meski terlihat sepele, efek ini bisa bertambah dan membuat kita lelah secara mental sepanjang hari.Konsep attention residue pertama kali diperkenalkan oleh Sophie Leroy yang menemukan bahwa cara terbaik untuk berpindah tugas adalah dengan benar-benar melepas keterikatan mental pada tugas sebelumnya, bukan hanya menyelesaikannya secara fisik. Cara ini membantu mengurangi gangguan saat mengerjakan tugas berikutnya.Otak bagian prefrontal cortex berperan mengatur perhatian dan menyimpan informasi tugas. Karena kapasitasnya terbatas, mengelola beberapa tujuan secara bersamaan bisa menyebabkan gangguan antar tugas. Orang dengan kontrol eksekutif yang lebih baik lebih mampu melepaskan fokus dari tugas sebelumnya.Ada strategi yang bisa membantu kita mengurangi attention residue, seperti menggunakan blok waktu kerja tanpa gangguan dan membiasakan mindfulness. Penting untuk memahami bahwa kesulitan berpindah fokus bukan berarti kita kurang disiplin, tapi itu cara kerja otak yang alami.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.