JWST Ungkap Rahasia Aurora dan Medan Magnet Unik di Uranus
Courtesy of LiveScience

JWST Ungkap Rahasia Aurora dan Medan Magnet Unik di Uranus

Memahami struktur dan dinamika atmosfer atas Uranus serta efek medan magnetnya, guna memperdalam pengetahuan tentang planet raksasa es dan membantu karakterisasi planet raksasa di luar Tata Surya.

25 Feb 2026, 05.13 WIB
204 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • JWST berhasil memetakan atmosfer Uranus untuk pertama kalinya.
  • Medan magnet Uranus memiliki struktur yang kompleks dan menghasilkan aurora yang berbeda dari planet lain.
  • Atmosfer Uranus menunjukkan penurunan suhu sejak tahun 1990-an, dengan suhu rata-rata sekitar 307 derajat Fahrenheit.
Tidak spesifik, Tata Surya - Para ilmuwan berhasil memetakan atmosfer atas Uranus menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) untuk pertama kalinya. Studi ini memungkinkan mereka memahami bagaimana medan magnet unik Uranus, yang miring sangat tajam, mempengaruhi pembentukan aurora.
Uranus memiliki medan magnet yang berbeda dari planet lain seperti Bumi, dengan kutub magnet yang miring sekitar 60 derajat dari kutub geografisnya. Perbedaan ini menghasilkan aurora yang luas dan unik yang tidak terbatas hanya di sekitar kutub seperti di Bumi.
JWST mengamati Uranus selama hampir satu hari penuh, selama 15 jam, untuk mempelajari ion dan aurora di atmosfer atas. Para ilmuwan menemukan bahwa suhu ion tertinggi terjadi jauh di atas awan di Uranus, sementara kepadatan ion paling tinggi berada di ketinggian yang jauh lebih rendah.
Hasil pengamatan menunjukkan dua pita aurora yang terang dekat kutub magnet dan zona di antaranya dengan berkurangnya densitas ion dan emisi aurora. Penemuan ini menunjukkan adanya pengaruh kompleks dari geometri medan magnet Uranus terhadap atmosfer planet ini.
Selain itu, JWST mengonfirmasi bahwa suhu atmosfer atas Uranus lebih dingin dibandingkan dengan pengukuran sebelumnya, dengan suhu rata-rata sekitar 153°C, dan atmosfernya sedang mengalami pendinginan sejak tahun 1990-an. Penelitian ini membuka jalan untuk memahami energi dan dinamika atmosfer planet raksasa es di Tata Surya maupun di luar sana.
Referensi:
[1] https://www.livescience.com/space/astronomy/james-webb-telescope-spots-giant-auroras-rolling-through-uranus-atmosphere

Analisis Ahli

Paola Tiranti
"Pengamatan JWST secara mendalam membantu menjelaskan bagaimana medan magnet Uranus memengaruhi distribusi energi dan aurora, memberikan gambaran tiga dimensi yang inovatif terhadap atmosfer atas planet es."

Analisis Kami

"Penemuan ini membuka peluang besar untuk memahami bagaimana medan magnet yang sangat miring memengaruhi dinamika atmosfer planet es seperti Uranus. Studi ini juga menandai kemajuan teknologi astronomi dengan kemampuan JWST yang begitu detail memetakan struktur atmosfer di luar planet kita sendiri."

Prediksi Kami

Penelitian ini akan memacu studi lebih lanjut menggunakan JWST dan misi antariksa lain untuk memahami atmosfer dan medan magnet planet-planet es lain serta meningkatkan pemahaman tentang atmosfer eksoplanet raksasa yang serupa.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang diamati oleh James Webb Space Telescope mengenai Uranus?
A
James Webb Space Telescope mengamati atmosfer Uranus selama hampir satu hari untuk memetakan fitur dan aurora planet tersebut.
Q
Mengapa medan magnet Uranus unik dibandingkan dengan planet lain?
A
Medan magnet Uranus unik karena kutub magnetnya miring 60 derajat dibandingkan dengan kutub geografisnya, menghasilkan aurora yang meluas jauh dari kutub.
Q
Apa yang ditemukan tentang suhu dan kepadatan ion di atmosfer Uranus?
A
JWST menemukan bahwa ion di atmosfer Uranus paling hangat antara 2.500 dan 3.100 mil, tetapi paling padat sekitar 600 mil di atas permukaan awan.
Q
Siapa penulis utama studi yang menggunakan JWST untuk mempelajari Uranus?
A
Penulis utama studi ini adalah Paola Tiranti, seorang mahasiswa doktoral di Northumbria University di Inggris.
Q
Apa dampak dari temuan JWST terhadap pemahaman kita tentang planet raksasa di luar tata surya?
A
Temuan JWST membantu kita memahami keseimbangan energi planet raksasa dan langkah penting untuk karakterisasi planet-planet besar di luar tata surya.