Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JWST Temukan Exoplanet Ultrahot TOI-561 b dengan Atmosfer Tebal yang Tak Terduga

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
LiveScience LiveScience
13 Des 2025
301 dibaca
2 menit
JWST Temukan Exoplanet Ultrahot TOI-561 b dengan Atmosfer Tebal yang Tak Terduga

Rangkuman 15 Detik

TOI-561 b menunjukkan bahwa planet dapat memiliki atmosfer tebal meskipun berada sangat dekat dengan bintangnya.
Penelitian ini membuka pertanyaan baru tentang pembentukan planet dan lingkungan kimia yang berbeda.
James Webb Space Telescope memainkan peran penting dalam mengungkap misteri atmosfer exoplanet.
James Webb Space Telescope (JWST) menemukan sebuah exoplanet unik bernama TOI-561 b yang meninggalkan banyak tanda tanya bagi para astronom. TOI-561 b merupakan planet super-Bumi yang sangat dekat dengan bintangnya dan dilaporkan memiliki atmosfer tebal, padahal teori sebelumnya menyebut bahwa planet sedekat itu tidak mungkin mempertahankan atmosfernya karena radiasi bintang yang sangat kuat. Planet ini berjarak sekitar 280 tahun cahaya dari bumi dan mengorbit bintang yang sedikit lebih kecil dan dingin dibanding matahari kita. TOI-561 b menyelesaikan satu putaran mengelilingi bintangnya hanya dalam waktu 11 jam, menjadikannya salah satu planet dengan periode ultra-pendek yang jarang ditemukan. Keunikan planet ini juga terlihat dari densitasnya yang rendah, yang menunjukkan bahwa planet ini terbentuk dalam lingkungan kimia yang berbeda, khususnya karena mengorbit bintang tua yang miskin besi dan berada di bagian tebal galaksi Bima Sakti. Hal ini mengindikasikan cara pembentukan planet yang belum dipahami. Data dari instrumen NIRSpec JWST mengungkapkan suhu permukaan hari tanah planet ini hanya sekitar 1.800 derajat Celcius, jauh lebih rendah dibanding perkiraan tanpa atmosfer yang mencapai 2.700 derajat Celcius. Para ilmuwan kemudian menyimpulkan bahwa TOI-561 b memiliki atmosfer tebal yang mengandung gas volatil dan awan silikat yang membantu menyebarkan panas serta memantulkan cahaya bintang. Penemuan ini penting karena memberikan petunjuk baru tentang bagaimana planet bisa mempertahankan atmosfer sekalipun mengorbit sangat dekat dengan bintangnya dan sangat panas. Selain itu, keberadaan atmosfer ini membuka peluang eksplorasi lebih jauh tentang pembentukan atmosfer planet dan pemanfaatan JWST dalam pencarian tanda-tanda kehidupan di exoplanet lain.

Analisis Ahli

Johanna Teske
Data baru ini justru membuka lebih banyak pertanyaan ketimbang jawaban tentang formasi planet dan atmosfernya, menandakan kompleksitas yang belum terungkap.
Tim Lichtenberg
Atmosfer yang kaya akan bahan volatil menyebabkan perpindahan panas yang kuat, melindungi planet dari suhu ekstrim yang diperkirakan sebelumnya.
Anjali Piette
Hanya dengan keberadaan atmosfer tebal yang mengandung awan silikat dan uap air dapat menjelaskan pengamatan suhu rendah pada planet ini.